Assalamu'alaikum ! welcome to Media Pendidikan.| Contact | Register | Sign In

Analisa Harga Upah = OH (Orang Hari)

Analisa harga untuk upah OH (Orang Hari) adalah perhitungan biaya tenaga kerja dalam konstruksi yang didasarkan pada jumlah orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu satuan pekerjaan selama satu hari. OH merupakan koefisien yang menyatakan produktivitas tenaga kerja, yang menjadi standar dalam perhitungan AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan).

Definisi Penting OH (Orang Hari/Mandays): 
OH adalah singkatan dari Orang-Hari (dalam bahasa Inggris sering disebut Man-Day). 
Ini adalah satuan yang digunakan untuk mengukur produktivitas atau durasi kerja satu orang tenaga kerja dalam satu hari kerja standar (biasanya 7 atau 8 jam kerja) 

Artinya: 1 OH = 1 orang tenaga kerja bekerja selama 1 hari kerja (biasanya 8 jam).  

Contoh: Jika koefisien pekerja adalah 0,6 OH pada pemasangan dinding, artinya untuk menyelesaikan 1m2 dinding dibutuhkan 0,6 X 8 jam = 4,8 jam kerja oleh satu orang pekerja.

Komponen Analisa Upah (OH): 
  • Koefisien/Indeks Tenaga Kerja: Jumlah kebutuhan tenaga (misal: Pekerja, Tukang, Kepala Tukang, Mandor) per satuan pekerjaan (m³, m², m, kg). 
  • Harga Satuan Upah: Besar upah harian masing-masing tenaga kerja (Rp/Hari). 
  • Total Biaya Upah: Koefisien x Harga Satuan Upah. 

Jenis tenaga kerja biasanya terdiri dari: 
  • Pekerja 
  • Tukang 
  • Kepala Tukang 
  • Mandor
Dengan demikian, analisa OH digunakan untuk menghitung kebutuhan biaya upah tenaga kerja yang presisi agar sesuai dengan volume pekerjaan konstruksi.

Analisa harga upah OH (Orang Hari) merupakan metode penting dalam menghitung biaya tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Dengan memahami konsep OH, koefisien tenaga kerja, serta harga satuan upah, perencanaan anggaran proyek dapat dilakukan secara lebih tepat dan efisien. Metode ini juga menjadi bagian utama dalam penyusunan AHSP, sehingga wajib dipahami oleh kontraktor, estimator, maupun pelaku konstruksi lainnya.
Share this article now on :

Post a Comment