Mungkid, 14 Februari 2026 – Suasana khidmat menyelimuti SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid. Di antara doa yang dipanjatkan, para siswa Kelas XII bersama wali murid bersimpuh dalam kegiatan doa bersama bertajuk "Jalur Langit yang Berakar Ridha Orang Tua". Bersama Ustadz Usep Badruzzaman, kita diingatkan kembali bahwa di atas segala strategi manusia, ada satu penentu utama: Ridha Allah SWT.
Antara Logika dan Iman
Dalam hidup, kita sering kali terjebak pada perhitungan matematis manusiawi (logika) dan melupakan kekuatan iman. Ustadz Usep memberikan perumpamaan yang sangat tajam:
- Soal Hutang: Secara logika, hutang sebesar Rp2.000 jauh lebih cepat lunas dibandingkan 1 Miliar. Namun, jika Allah tidak menolong, hutang sekecil itu pun bisa tak terbayar sampai mati. Sebaliknya, dengan pertolongan Allah, hutang 1 Miliar bisa lunas lebih dulu.
- Soal Penyakit: Secara logika, penyakit ringan harusnya sembuh lebih cepat daripada penyakit berat. Namun kenyataannya, jika Allah berkehendak, penyakit yang secara medis dianggap berat justru sembuh lebih awal melalui pertolongan-Nya.
Pesan ini sangat relevan bagi siswa kelas XII dan kita
Secara logika, mungkin ada yang merasa nilainya kecil atau kemampuannya terbatas dibandingkan teman yang lain. Namun, jangan berkecil hati. Jika Allah sudah menolong, jalan yang sulit akan menjadi mudah, dan pintu yang tertutup akan terbuka lebar.
Bagaimana Cara Agar Kita Ditolong Allah?
Ini adalah pertanyaan besar yang menjadi inti pertemuan kita. Ustadz Usep menegaskan bahwa fokus utama kita saat ini bukanlah sekadar hasil ujian, melainkan: Bagaimana cara agar Allah menolong kita?
Jawabannya ada dalam janji Allah:
وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ
"...Dan Kami berkewajiban menolong orang-orang yang beriman." (QS. Ar-Rum: 47)
Kita dibekali dua perangkat oleh Allah: Logika dan Iman.
Logika digunakan untuk menyusun strategi belajar dan ikhtiar maksimal, namun Iman digunakan untuk menjemput pertolongan Allah. Fokus utama kita adalah menguatkan keimanan. Karena ketika iman sudah kokoh, pertolongan Allah akan datang dari arah yang tidak disangka-sangka.
Akar Ridha: Kunci Pembuka Pintu Langit
Jalur langit ini tidak akan terbuka tanpa ridha orang tua. Ustadz Usep mengingatkan bahwa ridha Allah terletak pada ridha ayah dan ibu. Momen sungkem dan doa bersama kemarin adalah upaya kita untuk menyiram "akar" tersebut. Tanpa ridha mereka, perjuangan mengejar cita-cita hanya akan menjadi lelah yang tanpa berkah.
"Yang paling perlu dipersiapkan saat ini bukanlah sekadar seberapa keras kita belajar, melainkan bagaimana cara agar Allah berkenan menolong kita."
Pesan Ustadz untuk anak-anakku kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, maksimalkan logika dalam belajar, namun kuatkan imanmu dalam berharap. Ketika engkau sudah mendapatkan ridha orang tuamu dan meraih pertolongan Allah, maka tidak ada satu pun rintangan di bumi yang mampu menghalangimu.
Semoga Allah senantiasa menolong dan meridhai setiap langkah kita.
Read More »
16 February | 0komentar




















.jpeg)



