"Pak, kok mejanya bersih sekali? Ndak ada tumpukan kertas atau buku tugas siswa? Memangnya bapak ndak pernah kasih tugas ya?"
Pertanyaan salah satu rekan, membuat saya tersenyum. Memang benar, jika dilihat secara fisik, meja kerja saya jarang sekali dihiasi oleh "gunung" buku tulis atau lembaran folio tugas siswa yang biasanya menjadi pemandangan wajib bagi seorang guru. Apalagi guru teknik/ kejuruan. Namun, apakah itu berarti siswa saya tidak mengerjakan tugas? Tentu tidak.
Sebagai guru di era digital, saya memilih untuk memindahkan "meja kerja" saya ke ruang yang tak terbatas: Blog dan Cloud.
Meja Tidak Ada Tumpukan Tugas?, Tugas Tetap Ada
Saya percaya bahwa pembelajaran di kelas (KBM) harus tetap berjalan efektif, namun administrasi pengumpulan tugas harus bertransformasi. Saya memanfaatkan personal blog saya di www.sarastiana.com sebagai pusat kendali pembelajaran.
Di sana, saya menyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) secara digital. Contohnya seperti tugas perencanaan waktu (Kurva S) yang baru saja saya rilis. Di dalam blog tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan instruksi tugas, tapi juga akses langsung ke materi pendukung, tutorial, hingga referensi teknik yang mereka butuhkan. Semuanya dalam satu genggaman ponsel mereka. Contoh Link:
Mengapa Pilih Pengumpulan Via Link?
Mengapa saya meminta siswa mengumpulkan hasil produk atau tugas mereka melalui link upload? Ada tiga alasan utama:
Efisiensi dan Kerapian: Tidak ada lagi drama tugas hilang, terselip, atau rusak karena tumpahan air. Semua tersimpan rapi berdasarkan folder nama dan kelas di sistem.
Literasi Digital: Dengan mengupload tugas, siswa belajar cara mengelola file, memberi nama file yang benar, hingga memahami konsep penyimpanan cloud. Ini adalah soft skill wajib di dunia kerja nantinya.
Koreksi Tanpa Batas Ruang: Saya bisa memeriksa tugas siswa kapan saja dan di mana saja tanpa harus membawa beban buku fisik yang berat saat pulang sekolah.
Meja Bersih, Pikiran Fokus
Jadi, jika meja saya terlihat kosong, itu karena semua kreativitas dan kerja keras siswa saya telah tersusun rapi di "awan". Hal ini justru memudahkan saya untuk lebih fokus pada substansi materi dan memberikan umpan balik (feedback) yang lebih cepat kepada mereka.
Zaman berubah, cara kita mengajar pun harus beradaptasi. Meja boleh kosong, tapi pastikan "ruang belajar" siswa kita penuh dengan karya.
![]() |
| Blog Saya di www.sarastiana.com |










Post a Comment