Menyusun Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) adalah tahapan paling krusial dalam pembuatan RAB. Sebagai guru SMK DPIB, Bapak tentu tahu bahwa jika AHSP salah, maka seluruh nilai RAB akan meleset.Secara teknis, AHSP di Indonesia saat ini mengacu pada Permen PUPR No. 1 Tahun 2022.
Berikut adalah langkah-langkah sistematis menyusun AHSP :
1. Identifikasi Item Pekerjaan
Sebelum menghitung, tentukan item pekerjaan yang akan dibuat analisanya. Contoh: Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Merah (per 1 m2).Satuan: Pastikan satuan volume sesuai standar (misal: m1, m2, m3, kg, atau ls).
2. Tentukan Komponen Dasar (Input Data)
AHSP terdiri dari tiga komponen biaya utama yang harus dikumpulkan datanya:
- Harga Satuan Upah: Upah pekerja, tukang, kepala tukang, dan mandor (berdasarkan Standar Harga Satuan Regional/SHSR).
- Harga Satuan Bahan: Harga material di lokasi pekerjaan (harga pasar atau harga standar pemda).
- Harga Satuan Alat: Biaya sewa atau penyusutan alat yang digunakan (jika menggunakan alat berat/khusus).
3. Tentukan Koefisien (Analisa Teknis)
Koefisien adalah angka indeks yang menunjukkan kebutuhan sumber daya untuk menyelesaikan satu satuan pekerjaan.
Sumber Data: Gunakan tabel koefisien SNI (Permen PUPR). Contoh Koefisien 1 m2 Pasangan Bata (1:4) dibutuhkan :
- Bata Merah: 70 buah
- Semen: 11,5 kg
- Pasir Pasang: 0,043 m3
- Pekerja: 0,300 OH
- Tukang: 0,100 OH
4. Perhitungan Biaya Tiap Komponen
Gunakan rumus dasar:
Total Biaya Komponen = Koefisien x Harga Satuan
Hitung Sub-Total A (Tenaga Kerja): Penjumlahan semua (Koefisien Tenaga x Upah).
Hitung Sub-Total B (Bahan): Penjumlahan semua (Koefisien Bahan x Harga Bahan).
Hitung Sub-Total C (Peralatan): Penjumlahan semua (Koefisien Alat x Harga Alat).
5. Menghitung Biaya Langsung (Hard Cost)
Jumlahkan ketiga sub-total tersebut:
Biaya Langsung = Sub-Total A + Sub-Total B + Sub-Total C
6. Menghitung Biaya Tidak Langsung (Overhead & Profit)Sesuai aturan pemerintah (Permen PUPR), biaya umum (overhead) dan keuntungan kontraktor biasanya dipatok maksimal 10% hingga 15% dari biaya langsung.Rumus:
Overhead/Profit = 10% Biaya Langsung
7. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) Final
Langkah terakhir adalah menjumlahkan Biaya Langsung dengan Overhead/Profit.
HSP Final = Biaya Langsung + Overhead/Profit
Tips untuk Pengajaran di Kelas XII DPIB:
Gunakan Link Cell di Excel: Ingatkan siswa untuk tidak mengetik angka harga secara manual di tabel AHSP.
Gunakan rumus =Link ke tabel "Daftar Harga Satuan Dasar" agar saat harga semen naik, seluruh AHSP dan RAB berubah otomatis.
Logika Koefisien: Jelaskan bahwa koefisien didapat dari penelitian produktivitas. Semakin besar koefisien tenaga, artinya pekerjaan tersebut semakin sulit atau lambat dikerjakan.
Pembulatan: Biasanya dalam AHSP, hasil akhir dibulatkan ke dua angka di belakang koma (rupiah terdekat).






Post a Comment