Assalamu'alaikum ! welcome to Media Pendidikan.| Contact | Register | Sign In
Showing posts with label CAD Diklat. Show all posts
Showing posts with label CAD Diklat. Show all posts

Pembahasan Tugas Praktik

 Pada postingan ini akan dibahas berkaitan dengan membahas latihan tugas. Tugas Mapel APLPIG untuk mempelajari tentang ordinat Kartesius dan ordinas Polar. 

Yaitu membuat langkah-langkah menggambar bisang 2 dimensi menggunakan ordinat Kartesius dan ordinat polar.

Contoh pada gambar berikut:


Dengan Cara Kartesius:
Rumus Kordinat Kartesius adalah (X,Y)
Kordinat pertama tidak harus dengan diawali  (1,1) . Pada kasus diatas jika diawali dengan ordinat (1,1) maka menjadi:

1. Ketik line
2. Ketik (1,1)
2. Ketik (3,1)
3. Ketik (3.2) 
4. Ketik (2,2)

Potongan langkah diatas dari gambar langkah dibawah ini.


Silahkan dilanjutkan ya......    



Read More »
13 September | 0komentar

Bagian dari Perintah Modify, Move

Fungsi : Untuk memindahkan objek yang telah diseleksi. 

 Command dengan menubar : Klik menubar Modify, pilih Move 
Command dengan toolbar :Klik icon (modify)pada toolbar Modify 
 Command dengan keyboard :Ketik “M” + enter 

 Cara Kerja : 
 Buatlah sebuah objek sembarang (misal buat lingkaran dengan diameter 50). 
 
Modify, Move

Aktifkan perintah Move dengan salah satu yang telah disebutkan di atas. 

 Maka di command line akan muncul :

Selanjutnya pilih/ menyeleksi objek yang akan dipindah. 
Setelah menyeleksi objek, di command line akan muncul :

Klik di salah satu tempat di display sebagai titik awal. Jika menggunakan jarak, bisa mengklik di tempat sembarang. 
  Setelah menentukan titik awal, gerakkan kursor ke sembarang arah (misal ke kanan), kemudian masukkan jarak perpindahan (misal 100) setelah itu tekan enter. 
  Sebenarnya prinsip dasar dari perintah Move hampir sama dengan perintah Copy, yang membedakannya adalah kalau Copy objek asal tidak hilang, sedangkan pada perintah Move, objek asal hilang.

Read More »
08 September | 0komentar

Insert Design Center Pada Denah

Contoh Gambar-Gambar yang biasa digunakan untuk Design Center

Salah satu fasilitas yang disediakan oleh AutoCAD adalah menyediakan gambar-gambar dalam bentuk block yang sering dipakai berulang, contohnya Furniture, Lanscape, Simbul dapur, kelistrikan dan lain sebagainya. Gambar objek yang sudah tersedia sebelumnya untuk digunakan kembali pada proyek baru. Untuk membuat objek-objek yang sudah ada sebelumnya tanpa harus menggambar ulang, maka anda bisa menggunakan fasilitas Design Center yang disediakan AutoCAD untuk memasukan gambar lengkap tanpa harus membuatnya dari awal dengan cara Drag & Drop.
File gambar ini bisa dalam bentuk block, layer, layout, linetype, textstyle, external reference (Xrefs) dll. Maka dari itu coba anda baca cara membuat block di AutoCAD agar setiap file-file yang kiranya akan sering anda gunakan bisa dijadikan sebuah block yang bisa digunakan berulang-ulang melalui fitur design center ini 
Pada tulisan ini dibahas tentang langkah-langkah menggunakan Design Center AutoCAD untuk memasukan atau Import Objek ke dalam gambar kerja : 
  • Jalankan Command : DC (ADCENTER) kemudian Enter 
  •  Akan muncul kotak dialog Design Center. 

  • Pada Folder List, anda pilih file yang ingin di buka misalnya file DWG. Klik 2x pada file DWG tersebut sampai muncul dropdown 
  • Pilih objek yang ingin anda masukan misalnya Block, maka klik pada Block tersebut.Tunggu sampai program selesai meregenerasi block.Setelah selesai, maka block-block yang ada pada file DWG tadi akan muncul di kotak kanan Design Center.
  • Pilih item block kemudian Seret dan Lepaskan (Drag & Drop) ke layar kerja AutoCAD anda. Maka otomatis objek tersebut akan masuk ke lembar kerja di AutoCAD
CATATAN: 
Kadang setelah ketik DC tidak langsung muncul ke Folder Design Center.
Maka Langkah-langkahnya adalah:
Dari Folder C < Program File< AutoDesk< AutoCAD 2021<Sample< en-us< DesignCenter

Read More »
31 August | 0komentar

Auto Number with AutoCAD


Grade pada penggambaran denah sangat salah satunya adalah berfungsi untuk pemberian nomor Kolom. Pada tulisan ini dibahas mengurutkan penomoran grade dengan menggunakan fitur Express Tools pada menu Auto Numbers.


Read More »
14 February | 0komentar

Ulangan Komprehensif Materi 1 s.d. 5 (Rabu,10 Feb 2021)

Pada pertemuan ke-6, Rabu 10 Pebruari 2021 disampaikan Penilaian Materi Pertemuan 1 sampai dengan materi Pertemuan ke-5 :

Jangan Lupa Isikan Presensinya!!!!
 
Ulangan Materi 1 s.d. 5 (KD 1)





Read More »
09 February | 0komentar

Membuat Viewports Bentuk Lingkaran

 Untuk membuat detail kadang kita gunakan bentuk yang didetail dengan lingkaran contohnya Detail Kuda-kuda. Untuk penggambaran menggunakan AutoCAD saat akan print gambar tersebut. Maka langkah-langkahnya adalah:

1. Masuk ke Layout (sudah disetting Page Setup Managernya) untuk pengaturan kertas nya. Klik kanan di layout < Page setup Manager.


2. Lanjutkan untuk membuat detail Viewports lingkaran, Buat lingkaran di kertas yang sudah diatur Page setupnya tadi.

3. Ketik MV enter

4. Ketik O enter

5. Pilih/klik lingkaran

6. Atur obyek yang didetail

Lebih lengkapnya video berikut:



Read More »
05 February | 0komentar

Perintah ARRAY (Materi 13)

Fungsi :Untuk menggandakan objek yang telah diseleksi dengan jarak antar objek dan jumlah objek yang bisa ditentukan. 



Command dengan menubar :Klik menubar Modify, pilih Array 
Command dengan toolbar :Klik icon pada toolbar Modify 
Command dengan keyboard : Ketik “AR” + enter 

Cara kerja : 
 Buatlah sebuah objek sembarang (misal buat lingkaran dengan diameter 50 sebanyak dua buah). Aktifkan perintah Array (Gambar dalam kurung lingkaran). Setelah itu, di display akan muncul jendela array sebagai berikut :



Keterangan : 
1. Jenis Array yang akan dipakai. Ada dua jenis, yaitu Rectangular Array (Array ke arah vertikal dan horizontal) dan Polar Array (Array ke arah bidang lengkung lingkaran). 
2. Pengaturan jarak, jumlah dan arah array (tampilan pada Rectangular Array dan Polar Array tidak sama). 
3. Icon Select Objects, jika kita ingin memilih objek yang akan kita Array, cukup klik icon tersebut, kemudian pilih objek, setelah itu tekan enter. 

Array dengan jenis array yang dipakai adalah Rectangular Array. (Misal objek lingkaran yang telah kita buat akan kita perbanyak sebanyak 8 buah ke kanan dan 6 buah ke atas, dengan jarak horisontalnya adalah 35 dan jarak vertikalnya adalah 40). Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : o Setelah mengaktifkan perintah dan di display akan muncul jendela Array. Pada bagian paling atas, klik Rectanguar Array.


 Keterangan : 
1. Rows, menunjukkan jumlah baris yang dinginkan (arah vertikal). Isikan 6. 
2. Columns, menunjukkan jumlah kolom yang diinginkan (arah horizontal). Isikan 8. 
3. Row offset, menunjukkan jarak antar objek arah vertikal yang kita inginkan. Isikan 40. 
4. Column offset, menunjukkan jarak antar objek arah horizontal yang kita inginkan. Isikan 35. 
5. Angle of array, menunjukkan kemiringan sudut dari hasil array. Tidak usah diisi karena kita akan menggandakan objek hanya ke arah vertikal dan horizontal. 
o Setelah pengisian parameter yang dibutuhkan selesai, klik icon Select Objects (sudut kanan atas), kemudian pilih objek yang akan di array, setelah itu tekan enter. Maka akan kembali ke jendela Array. Selanjutnya klik icon OK 
o Hasilnya akan seperti di bawah ini :


o Jika menghendaki hasil penggandaan objek ke arah sebaliknya (ke bawah atau ke kiri), cukup menambahkan tanda negatif (-) pada saat pengisian Row offset atau Column offset. 

 Array dengan jenis array yang dipakai adalah Polar Array. (Misal objek lingkaran yang telah kita buat akan kita perbanyak sebanyak 8 buah membentuk bidang lengkung lingkaran). Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 
o Sebelumnya, buat garis lurus sepanjang 50 (atau sesuai dengan keinginan rekan-rekan) ke arah bawah dari pusat lingkaran. Ujung bawah dari garis tersebut akan digunakan sebagai pusat Polar Array 
o Setelah mengaktifkan perintah dan di display akan muncul jendela Array. Pada bagian paling atas, klik Polar Array


Keterangan : 
1. Center point, menunjukkan posisi dari pusat Polar Array. Klik icon . kemudian klik ujung bawah garis yang telah dibuat sebagai pusat dari Polar Array. 
2. Total number of items, menunjukkan jumlah objek yang akan dihasilkan. Isikan 8. 
3. Angle to fill, menunjukkan jumlah derajat lingkaran yang akan dipakai dalam Polar Array. Jika ingin hasil objek membentuk lingkaran penuh, isikan 360. Jika ingin hasil objek membetuk setengah lingkaran, isikan 180. Dst. 

o Setelah pengisian parameter yang dibutuhkan selesai, klik icon Select Objects (sudut kanan atas), kemudian pilih objek yang akan di array, setelah itu tekan enter. Maka akan kembali ke jendela Array. Selanjutnya klik icon OK. 
o Hasilnya akan seperti di bawah ini : 



Read More »
01 February | 0komentar

Perintah OFFSET Pada AutoCAD (Materi 12)

Fungsi :Untuk Membuat objek sebangun dengan ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari objek yang telah diseleksi. 

Command dengan menubar :Klik menubar Modify, pilih Offset 
Command dengan toolbar :Klik icon pada toolbar Modify 
Command dengan keyboard :Ketik “O” + enter 

Cara kerja : 
Buatlah sebuah objek sembarang (misal buat persegi dengan ukuran 50x50). Aktifkan perintah Offset dengan salah satu yang telah disebutkan di atas. Setelah itu, di command line akan muncul:



Ada 4 opsi yang tersedia dalam perintah offset, yaitu Specify offset distance, Through, Erase, dan Layer. Dari keempat opsi yang ada, kita hanya akan mempelajari dua opsi saja. Yaitu Specify offset distance dan Erase karena kedua opsi tersebut yang paling sering dipakai. Sedangkan dua opsi yang lain, jarang sekali digunakan. 
Langsung ketikkan angka yang menunjukkan jarak objek baru terhadap objek asal, kemudian tekan enter. Setelah itu, klik objek yang akan di Offset, setelah itu klik di luar objek jika ingin membuat objek baru yang lebih besar, atau klik di dalam objek jika ingin membuat objek baru lebih kecil dari objek asal. (misal dari objek asal, akan dibuat objek baru dengan jarak 25 dari objek asal, maka ketik 25 kemudian tekan enter). Maka hasilnya akan seperti di bawah ini :

Atau akan membuat objek baru dengan jarak 10 ke dalam objek asal. Hasilnya akan seperti di bawah ini : 



Jika menghapus objek asal, setelah mengaktifkan perintah Offset, aktifkan opsi Erase dengan mengetik “E” kemudian enter. Setelah itu pilih Yes dengan mengetik “Y” kemudian enter. Untuk mengembalikan ke settingan awal, setelah mengaktifkan perintah Offset, aktifkan opsi Erase dengan mengetik “E” kemudian enter. Setelah itu pilih No dengan mengetik “N” kemudian enter.  




Read More »
25 January | 0komentar

Menentukan Ketebalan Garis Pada Layer CAD (Materi 11)

Pada Materi sebelumnya (Materi 10) telah dijabarkan fungsi layer. 
Dalam membuat layer, ada beberapa hal yang patut dijadikan bahan pertimbangan. Hal-hal tersebut antara lain adalah sebagai berikut : 
Pembuatan layer berdasarkan jenis obyek atau pengelompokkan obyek yang ada pada gambar. Misal ada layer dinding untuk obyek dinding, layer kusen untuk obyek kusen, layer arsir untuk arsiran, dsb. Pemilihan ketebalan garis tidak ada ketentuan, namun secara umum dapat dikelompokkan sebagai berikut: 

 Garis Dinding : 0.20 – 0.25 mm 
 Garis Potongan : 0.30 – 0.40 mm 
 Dimensi, Notasi, dan Keterangan lainnya : 0.13 – 0.15 mm 
 Garis Obyek Berbahan Kayu (Kusen, dsb) : 0.13 – 0.15 mm 
 Garis Arsiran, Obyek Landscape dan Furniture : 0.05 mm 
 Garis-Garis untuk Obyek-Obyek Lain : 0.09 – 0.15 mm 

Pemilihan warna layer diusahakan senyaman mungkin untuk mata. Untuk obyek-obyek yang dominan gunakan warna yang lembut. Untuk obyek-obyek yang tidak dominan dapat menggunakan warna yang mencolok. Khusus untuk arsiran gunakan warna-warna yang cenderung gelap seperti warna dengan Index Color 251 – 253 dan warna-warna gelap lainnya selain hitam. 

Berikut ini adalah contoh layer dari gambar kerja rumah tinggal. Nama dan warna layer tidak menjadi ketentuan mutlak yang harus dipatuhi. Namun pembuatan setiap layer harus mudah dipahami dari namanya, tidak membingungkan dan harus bisa memberikan kenyamanan bagi yang menggambar dan bagi yang melihat gambar.

Berikut Contohnya;




Read More »
24 January | 0komentar

Manajemen Layer AutoCAD (Materi 10)

Layer dalam bahasa Indonesia berarti lapisan. Tiap layer, lembar atau lapis mempunyai nama tersendiri, tidak boleh ada lebih dari satu nama layer yang sama, penamaan layer maksimal 31 karakter (huruf, angka atau symbol ($), strip (-) dan underbar (_), tetapi tidak boleh menggunakan spasi kosong atau spacebar)

Fungsi Layer pada prinsipnya ialah untuk mempermudah proses penyuntingan gambar, karena dengan sistem layer objek-objek gambar dapat:
  • kita kelompokkan ke dalam kelompok tertentu,
  • dapat menyembunyikan objek-objek gambar yang tidak perlu diperlihatkan pada saat proses penggambaran,
  • dapat mengunci objek gambar supaya tidak terhapus secara tak sengaja
  • dapat membekukan objek gambar untuk menghemat proses regenerasi dan masih banyak lagi kegunaan-kegunaan lainnya

Setiap kali kita menjalankan AutoCAD (bukan membuka file yang sudah ada), secara otomatis kita telah dibuatkan satu layer, namanya layer 0, apapun yang kita gambar akan ditempatkan pada layer tersebut. Jika di display belum muncul toolbar Layer, untuk memunculkan toolbar Layer, klik kanan pada sembarang icon toolbar yang ada di display AutoCAD, kemudian pilih Layer. Setelah itu tempatkan di posisi yang dikehendaki 
Berikut ini adalah tampilan dari toolbar Layer :





Untuk dapat membuat layer sehingga dapat dipergunakan dalam proses pembuatan gambar, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
 Aktifkan perintah Layer dengan cara ketik LA (Klik Layer Properties) kemudian tekan enter. Setelah itu di display akan muncul jendela Layer Properties Manager seperti gambar di bawah ini.


Perhatikan Pada bagian atas kiri:



 
Klik icon New Layer atau tekan tombol ALT + N pada keyboard untuk membuat layer baru. Maka di jendela Layer Properties Manager akan muncul seperti di bawah ini :


Layer yang telah dibuat masih bernama “Layer1”, nama tersebut bisa diganti dengan nama yang sesuai dengan keinginan teman-teman. Misal layer tersebut akan digunakan untuk menggambar garis dinding, maka layer tersebut dapat diganti dengan nama “dinding”. 

 Untuk mengganti warna, pada kolom Color, klik icon warna pada layer yang akan diganti warnanya. Maka akan muncul jendela Select Color seperti gambar dibawah ini :  


Pilih warna yang diinginkan, misal pilih warna kuning. Setelah itu klik icon OK. 

 Untuk mengganti jenis garis, pada kolom Linetype, klik icon Continuous pada layer yang akan diubah jenis garisnya. Maka akan muncul jendela Select Linetype seperti gambar di bawah ini : 


Untuk memilih jenis garis, klik icon Load, maka akan muncul jendela Load or Reload Linetypes seperti gambar di bawah ini:




Pilih garis yang diinginkan, misal kita akan memakai jeni garis titik-titik, maka pilih Linetype ACAD_ISO07W100 dengan Description ISO dot. Setelah itu klik icon OK maka akan kembali ke jendela Select Linetype seperti gambar di bawah ini :

Di jendela Select Linetype telah muncul dua jenis garis, yaitu jenis garis ACAD_ISO07W100 dan garis jenis garis Continuous (jenis garis default). Pilih jenis garis yang telah dibuat sebelumnya (ACAD_ISO07W100) kemudian tekan icon OK untuk mengaktifkan jenis garis tersebut pada layer. 

 Untuk mengganti ketebalan garis pada layer, pada kolom Lineweight klik icon Default pada layer yang akan diganti ketebalan garisnya. Maka akan muncul jendela Lineweight seperti gambar di bawah ini :


Pilih ketebalan garis yang akan dipergunakan. Misal pilih ketebalan 0.30 mm. Setelah itu, klik icon OK. 

Layer yang telah dibuat telah berganti identitas sesuai dengan yang telah kita ubah, yaitu : 
 Name : dinding 
 Color : yellow 
 Linetype : ACAD_ISO07W100 
 Lineweight : 0.30 mm 

 Layer tersebut telah siap dipergunakan untuk proses penggambaran. Untuk membuat layer-layer yang lain, caranya sama dengan diatas. 

Read More »
24 January | 0komentar

Perintah Mirror










Fungsi :Untuk mencerminkan objek yang telah diseleksi 

Command dengan menubar :Klik menubar Modify, pilih Mirror
Command dengan toolbar : Klik icon pada toolbar Modify 
Command dengan keyboard :Ketik “MI” + enter 

Cara kerja : 
Buatlah sebuah objek sembarang (misal buat persegi dengan ukuran 50x50) dan sebuah garis di luar objek tersebut yang nanti akan dipakai sebagai bidang pencerminan. Aktifkan perintah dengan salah satu cara yang telah disebutkan di atas. 
Setelah itu seleksi objek yang akan dicerminkan, maka di command line akan muncul :


Kemudian  klik salah satu ujung dari bidang pencerminan (titik 1) sebagai titik awal dan klik di ujung yang lain (titik 2) sebagai titik akhir. (lihat gambar)

Setelah mengklik titik 2, maka di command line akan muncul : 


Ada permintaan untuk menghapus objek yang di mirror, jika rekan-rekan menghendaki objek yang di mirror hilang, maka ketik “Y” kemudian tekan enter satu kali. Tapi jika rekan-rekan tetap menghendaki objek yang di mirror tetap ada, maka cukup tekan enter satu kali.




Read More »
23 January | 0komentar

Perintah Erase dan Copy Pada Toolbar Modify (Materi 8)

Perintah Erase

Fungsi :Untuk menghapus objek yang telah diseleksi 

Dalam Kurung, Perintah Erase pada Toolbar Modify


Command dengan menubar :Klik menubar Modify, pilih Erase 
Command dengan toolbar :Klik icon pada toolbar Modify 
Command dengan keyboard :Ketik “E” + enter 

Cara Kerja : 
  • Buatlah sebuah objek sembarang (bisa persegi, lingkaran, dsb). 
  • Aktifkan perintah dengan salah satu cara yang telah disebutkan di atas. 
  • Seleksi objek yang akan dihapus dengan cara klik salah satu bagian dari objek tersebut, kemudian tekan enter.
Perintah Copy



Fungsi :Untuk menggandakan objek yang telah diseleksi 

Command dengan menubar :Klik menubar Modify, pilih Copy 
Command dengan toolbar :Klik icon pada toolbar Modify 
Command dengan keyboard :Ketik “CO atau CP” + enter 

Cara Kerja : 
  • Buatlah sebuah objek sembarang (misal buat persegi dengan ukuran 100x100 sebanyak dua buah).
  • Aktifkan perintah dengan salah satu cara yang telah disebutkan di atas. 
  • Ada dua cara yang biasa dipakai dalam menggunakan perintah copy, yaitu copy dengan input jarak dan copy dengan posisi yang telah ditentukan. 
  • Copy dengan input jarak : 
  1. Objek yang telah kita buat sebelumnya, akan kita copy dengan jarak 400 ke atas, 500 ke kanan, 300 ke kiri, dan 250 ke bawah. 
  2. Kunci gerakan kursor ke arah vertikal dan horizontal dengan cara klik icon ORTHO atau tekan tombol F8 pada keyboard (jangan dilakukan jika kursor sudah terkunci) 
  3. Setelah objek yang akan dicopy terseleksi, gerakkan kursor ke kanan kemudian ketikkan angka 500, tekan enter. Maka hasilnya adalah sebagai berikut:

  4. Copy dengan posisi yang telah ditentukan :   oObjek yang telah kita buat sebelumnya, akan kita copy sehingga menjadi bentuk seperti dibawah ini : 

Selanjutnya seleksi lagi objek yang akan dicopy, klik di titik 5 (titik tengah sisi) sebagai titik awal. Kemudian geser objek terseleksi ke titik 6 & 7 (lihat gambar). Kemudian tekan enter.


 NB:
*) Cara mencari titik tengah (midpoint), jika ketika kursor digerakkan ke tengah garis tidak keluar tanda (midpoint). Langkahnya adalah dengan mengetik “DS” enter. Maka akan muncul jendela Drafting Settings.


 

Read More »
21 January | 0komentar

Toolbar Modify (Materi 7)

Toolbar modify adalah sebuah toolbar yang berisi perintah-perintah pengeditan objek sederhana dalam AutoCAD, seperti penggandaan (copy), pemindahan (move), pencerminan (mirror), perputaran (rotate), pemotongan (trim), dsb. Untuk memunculkan toolbar Modify, klik kanan pada sembarang icon toolbar yang ada di display AutoCAD, kemudian pilih Modify. Setelah itu tempatkan di posisi yang dikehendaki Berikut ini adalah tampilan dari toolbar Modify : 

Toolbar Modify pada AutoCAD 2021
Toolbar Modify AutoCAD 2021

Toolbar Modify AutoCAD 2010

Keterangan Toolbar Modify :




Read More »
20 January | 0komentar

Perintah Text dan Boundary (Materi 6)

1. PERINTAH TEXT
Fungsi :Untuk membuat teks notasi 

Command dengan menubar : Klik menubar Draw, pilih Multiline Text 
Command dengan toolbar : Klik icon  A pada toolbar Draw 
Command dengan keyboard : Ketik “MT” + enter 

Cara Kerja :



  2. PERINTAH BOUNDARI

Fungsi :Untuk membuat objek polyline dari objek line yang membentuk kurva tertutup 

Command dengan menubar :Klik menubar Draw, pilih Boundary 
Command dengan toolbar : - 
Command dengan keyboard :Ketik “BO” + enter 

Cara Kerja : 
 Buatlah sebuah objek dengan ukuran sembarang menggunakan perintah Line sehingga menjadi seperti gambar di bawah ini. 


 Aktifkan perintah Boundary dengan salah satu cara yang telah disebutkan di atas. Maka di display akan muncul jendela Boundary Creation.



Untuk pengaturannya, Object type pilih Polyline, Boundary set pilih Current viewport. 

 Klik icon (Pick Points) untuk menyeleksi bidang yang akan dibuat boundary. Maka di command line akan muncul :

Selanjutnya klik di dalam objek yang telah kita buat sebelumnya. 





Read More »
19 January | 0komentar