Dalam era digital yang demikian membuat bising, setiap orang membutuhkan "rumah" untuk pulang. Bukan rumah fisik, melainkan ruang digital di mana suara, ide, dan karya kita bisa menetap dan bertumbuh. Bagi saya, rumah itu adalah Blog.
Read More »
![]() |
| Kolaborasi Mapel IPAS dan Mapel Kejuruan DPIB (Gambar by AI) |
|
Aspek DPIB |
Kontribusi
dalam Proyek |
|
Gambar
Teknik dan Pemodelan |
Membuat
denah, tampak, potongan, dan gambar detail rumah tipe 36. |
|
Aspek IPAS |
Kontribusi dalam Proyek |
|
Fisika Bangunan (Termodinamika/Panas) |
Menganalisis perpindahan panas pada material dinding dan
atap. Menentukan orientasi bangunan yang optimal untuk meminimalisasi panas
(menciptakan kenyamanan termal). |
|
Fisika Bangunan (Cahaya dan Optik) |
Menganalisis pencahayaan alami optimal. Menentukan dimensi
dan letak jendela/bukaan untuk penghematan energi listrik. |
|
Biologi/Lingkungan (Ventilasi) |
Merancang sistem ventilasi silang (cross-ventilation) untuk
sirkulasi udara yang baik dan kesehatan penghuni. Memilih material ramah
lingkungan (green material). |
|
Sosiologi dan Ekonomi |
Melakukan analisis kebutuhan ruang (misalnya: berapa kamar
tidur, kebutuhan work-from-home space kecil) untuk target penghuni di
Bukateja. Mengkaji faktor ekonomis dalam pemilihan bahan dan desain agar
sesuai dengan tipe rumah minimalis dan anggaran. |
|
Tahap |
Aktivitas
Utama |
Keterlibatan
Mapel |
|
1. Orientasi |
Penentuan
studi kasus (Rumah Tipe 36) dan survei/analisis iklim lokal Bukateja. |
DPIB & IPAS |
|
2. Konsep Desain |
Perumusan
Program Ruang (IPAS) dan pembuatan Sketsa Denah Awal (DPIB) berdasarkan
analisis sosial dan lingkungan. |
DPIB & IPAS |
|
3. Perancangan Detail |
Perhitungan
bukaan/jendela (IPAS) untuk kenyamanan, kemudian digambar detail dalam Gambar
Teknik (DPIB). Pemilihan material struktur. |
DPIB & IPAS |
|
4. Validasi & RAB |
Menghitung
Volume Pekerjaan (DPIB) dan menyesuaikannya dengan Anggaran (IPAS). Pemodelan
3D/Maket (DPIB). |
DPIB & IPAS |
|
5. Presentasi |
Pameran
hasil kerja dan presentasi pertanggungjawaban desain. |
DPIB & IPAS |
|
Material |
Tebal (d) |
Konduktivitas
Termal (k) (W/(m⋅K)) |
Resistansi
Termal (R=d/k) (m2⋅K/W) |
|
Udara Luar (Permukaan) |
- |
- |
Rso≈0.04 |
|
Plesteran (Sisi Luar) |
0.015 m |
0.80 |
0.015/0.80=0.01875 |
|
Bata Merah |
0.11 m |
0.70 |
0.11/0.70≈0.157 |
|
Plesteran (Sisi Dalam) |
0.015 m |
0.80 |
0.015/0.80=0.01875 |
|
Udara Dalam (Permukaan) |
- |
- |
Rsi≈0.12 |
|
Total Resistansi (∑R) |
∑R=0.04+0.01875+0.157+ 0.01875+0.12≈0.3545 m2⋅K/W |
|
Aspek IPAS |
Kontribusi
dalam RAB |
Integrasi
dengan DPIB |
|
Survei Harga Lokal |
Mencari dan mencatat Harga Satuan Material dan Upah terkini
di wilayah Bukateja dan sekitarnya. |
Data ini digunakan oleh DPIB untuk menginput harga ke dalam
HSP, memastikan RAB sesuai dengan kondisi pasar aktual. |
|
Analisis Biaya-Manfaat |
Menganalisis trade-off (pertukaran) antara biaya material
yang direkomendasikan Fisika Bangunan (misalnya, Bata Ringan dengan U-Value
rendah) dan material konvensional (Bata Merah). |
Jika Bata Ringan terlalu mahal, IPAS merekomendasikan
penyesuaian desain DPIB (misalnya: memperbanyak ventilasi silang) untuk
mencapai kenyamanan termal dengan biaya yang lebih rendah. |
|
Anggaran vs. Kebutuhan Sosial |
Memastikan total RAB sesuai dengan batasan anggaran untuk
rumah subsidi atau tipe 36 (aspek ekonomi) dan memprioritaskan fungsi ruang
yang paling krusial (aspek sosial). |
DPIB harus dapat mengeliminasi atau menyederhanakan beberapa
detail arsitektural (misalnya, meniadakan elemen dekoratif mahal) jika
anggaran membengkak. |
|
Analisis Keberlanjutan |
Menghitung biaya operasional jangka panjang (penghematan
listrik/air). Mengkaji apakah investasi awal pada material ramah lingkungan
sebanding dengan penghematan energi bulanan. |
DPIB memasukkan material dan sistem utilitas yang disetujui
dalam gambar instalasi. |
|
Mapel |
Kontribusi
dalam Proyek |
Hasil
pada Siswa |
|
Kejuruan |
Menghasilkan
desain teknis yang layak dan efisien. |
Kompetensi
Teknis (menggambar, menghitung) dan Pemecahan Masalah (efisiensi ruang). |
|
Sejarah |
Menyediakan
konteks budaya dan referensi arsitektur masa lalu. |
Pemikiran
Kritis dan Sensitivitas Budaya dalam mendesain, menciptakan desain yang
bernyawa. |
![]() |
| Desain Teknis dan Komunikasi berbahasa Inggris |