Assalamu'alaikum ! welcome to Media Pendidikan.| Contact | Register | Sign In

Buat Block Dinamik Pintu

 Block pada penggambaran AutoCAD sangat membantu, mempermudah dan mempercepat penggambaran. Pada Block dinamik akan lebih mempercepat penggambaran. Block Dinamik adalah block yang hanya berdasarkan satu gambar bisa digunakan untuk dimensi/ukuran yang berbeda.

Pada kali ini dibahas tentang block dinamis pintu. Block ini akan kita gunakan untuk membuat denah. Dari block dinamik pintu ini kita tinggal mengdrag (memperpanjang/memperpendek)nya sesuai dengan ukuran pintu di denah.

Langkah-langkahnya:

1. Persiapkan dahulu block pintu biasa. Misalkan dengan ukuran 70cm.

2. Buat block dinamik dengan double klik gambar pintu.


 3. Pilih Parameter < klik linier Klik di tengah-tengah kusen (Alur pintu) Titik A dan Titik B




4. Klik di Distance1 < Klik Kanan < Pilih Propertis, ubah dua (2) menjadi satu (1). Seperti di bawah ini


Arah pergeseran/perpanjangan kearah kanan saja.

5. Pilih Action < Stretch 

6. Klik Distance1 < Klik di tanda panah < drag (select) kusen yang kanan, select lagi didalam select yang pertama. (JANGAN LUPA UNSELECT pada Arc/ garis pintu, dengan tekan shif+klik arc-nya).
Seperti di bawah ini.:


7. Masih di Action, Pilih Scale < Klik Distance < Klik Arc/Busur/garis pintu < Enter

8. Sekarang kita buat dinamik block untuk pintunya.
Klik Action < Stratch < Klik Distance1 <  Klik dilingkaran merah silang pada arah panah(arah bertambah panjangnya(Titik A) < drug/select bagian pintu ujung





JANGAN LUPA DI UN-SELECT, pada garis busur/ARC-nya, dengan tekan Shift dan klik garis busurnya. enter

9. Pilih/Klik stretch, pada lingkaran dibawah ini:



10. Bawa kursor ke lingkaran A, Kemudian Klik kanan < properties < masukan Angle Offset 90 .

Selesai, Jangan Lupa di SAVE.





Read More »
10 November | 1komentar

Merapikan Notasi/Keterangan Gambar Menggunakan Align

 Fungsi fitur Align pada AutoCAD untuk merapikan Keterangan/ Notasi. Align bagian dari menu Annotate pada Leader 


Annotate < Pilih Align < Select Leader/ Keterangan/Notasi yang sudah dibuat (seperti Gambar) Kemudian Enter.


Pilih satu sebagai acuan untuk lurusnya (misalnya Pasir urug. maka Klik di pasir urug.





Read More »
07 November | 0komentar

Fitur XClip pada AutoCAD, Untuk Buat Rencana Lantai

XClip adalah perintah untuk menampilkan bagian tertentu (detail,misalnya) tanpa menghapus bagian yang lainnya.

Saat akan membuat rencana lantai

Langkah-langkahnya:

1. Buat keramik dengan ukuran misalkan 40x40 cm

2. Buat dengan perintah Array:

   a. Rectangle 40,40 enter

   b. Klik Array

    c. Isikan seperti berikut


   d. Perbesar array tersebut sehingga menutupi denah/ sesuai dengan yang dibutuhkan


Sehingga seperti gambar dibawah ini. 


Pindahkan rencana lantai itu di denah. (sesuaikan rencana lantai tersebut sesuai dengan pemasangan lantai, misal paskan di pintu depan. Seperti berikut.


Langkah-langkah membuat Denah lantai dengan XClip:

1. Ketik XC

2. Klik obyek lantai yang sudah dipindah di denah, Enter

3. Klik New Boundary

4. klik Polygon

5. Klik di ujung-unjung denah, sesuai dengan lantai yang akan menggunakan lantai itu.

(Mulai dari awal, kembali ke titik awal) 

6. Enter.




  


Read More »
07 November | 0komentar

Mengurutkan Nomor Grade di AutoCAD

 Grade pada penggambaran denah sangat salah satunya adalah berfungsi untuk pemberian nomor Kolom. Pada tulisan ini dibahas mengurutkan penomoran grade dengan menggunakan fitur Express Tools pada menu Auto Numbers.


Langkah-langkahnya:

1. Klik Menu Express Tool < pilih Auto Number 

2. Select Grade yang akan kita beri penomoran


3. Enter, Ketik X, Ketik 1 (awal dari no.1), Pilih Overwrite, otomatis menjadi berurutan





Read More »
06 November | 0komentar

Adjust Space Dimension

 Adjust Space Dimension salah satu fitur dari AutoCAD untuk merapikan dimension.


Dimension diatas akan dbuat rapih (lurus dari atas kebawah) atau sebaliknya.
Masuk pada menu Annotate (1) kemudian pada window dimension pilih Adjust Space (2)


Kemudian klik dimension sebagai acuan untuk meratakan, Pilih dimension yang lain dengan cara meng-druknya (select)

Jika sudah terselect semua, kemudian di- Enter < Ketik V < Enter






Read More »
06 November | 0komentar

Membuat Block Dinamik Pada AutoCAD

Dalam menggambar dengan menggunakan AutoCAD untuk mempercepat dalam penggambaran, Gambar dalam bentuk Block sangat membantu. Block merupakan sebuah perintah pada AutoCAD yang memungkinkan anda untuk menampilkan gambar yang sama berulang kali tanpa perlu membuatnya. Untuk memanggil objek yang sudah dijadikan block, anda dapat menggunakan perintah insert untuk menampilkannya.

Pada postingan kali ini akan dibahas membuat Block Dinamik, Fungsi Block Dinamik adalah untuk mempercepat penggambaran pada gambar denah. Pada gambar denah yang pasti ada adalah gambar dinding, dinding dalam dan arsiran batu bata. Kita bisa menggunakan gambar Block Dinamik untuk mempercepat penggambaran kita. 


Langkah-langkahnya:

1. Membuat Block yang akan kita gunakan untuk dijadikan Block Dinamik. Dengan Klik Create pada menu Block



2. Isikan nama Block, misal : Dinding (Gambar dibawah ini), klik Select Object


3. klik Select Object pilih obyek yang akan di buat Blocknya


4. Pilih Pick Point, klik di tengah-tengah ( Seperti gambar di bawah ini)


5. Klik OK


Block telah selesai dibuat. 
Setelah block selesai dibuat berikutnya membuat Block Dinamik.

Langkah-langkah Membuat Block Dinamik
1. Klik Block Editor 


2. Pilih Block yang akan di buat menjadi Block Dinamik (Klik Dinding Horizontal,


Saya pilih Dinding Horizontal, klik dinding Horizontal (seperti dibawah ini), Klik OK


Maka muncul jendela dibawah ini :



Piliih Parameters < Klik Linier

Klik tengah-tengah bagian horizontal (Titik A dan Titik B) < Geser ke atas atau ke bawah. Maka muncul tulisan Distance1.


Pilih Action, < klik Stretch


Klik ditengah-tengah arah yang akan kita perpanjang/perpendek (misal titik A dibawah ini)

,
Jangan dienter dahulu langsung di select seperti berikut


Langsung lagi select semua gambar tersebut


Jika dua arah akan supaya bisa diperpanjang (Stretch) maka dua arah tersebut di select seperti di atas bagian kanan dan yang dibawah bagian kiri.
Klik tanda X ( Close Block Editor) Klik SAVE.







Read More »
04 November | 0komentar

Membagi Garis Sama Panjang

 Salah satu fitur Aplikasi AutoCAD dapat digunakan untuk membagi garis sama panjang. Tulisan ini yang remeh-temeh semoga bisa bermanfaat.

Salah satu fitur dari AutoCAD untuk membagi garis adalah perintah DIVIDE (ketik div). 


Pilih garisnya, ketikan berapa bagian akan dibagi. Enter.

Penting!!!!

Kadang tidak terlihat pembaginya karena pembaginya bentuk titik. Ganti Point Style menjadi silang dengan. 

Pilih format<Point Style<pilih tanda selain titik






Read More »
02 November | 0komentar

Mengsinkronkan Skala Gambar Antara Model dan Layout

 Kadang-kadang kita dibuat sedikit puyeng bin bingung terkait dengan permasalahan menggambar di AutoCAD diantaranya yang sering kita dapati adalah saat kita edit di penggambaran Model jenis garis garis sudah sesuai (misalnya, strip-titik-strip-titik), tetapi saat akan kita print dengan mengaktifkan Preint Preview garis yang kita buta tadi (strip-titik-strip-titik) tidak sesuai, menjadi garis kontinue. 

Permasalahan diatas adalah terjadi karena tidak singkronnya skala gambar di Model dan di Layout.

Untuk mengatasi itu adalah dengan:

1. Menyamakan/ mensingkronkan skala gambar antara Model dan Layout. Misalkan diLayout kita akan mencetak gambar dengan skala 1: 100 maka ubah Annotation (pada gambar lingkaran) dengan skala 1:100.


2. Kemudian ketikan Regen pada posisi Model

3. Enter, biasanya garis akan berubah menjadi kontinyu lagi.

4. Kita ubah garis yang tadi sudah menjadi garis lurus lagi dengan klik kanan di garis tadi pilih properties. isikan di Linetype scale diubah dikecilkan atau dibesarkan.




Read More »
19 October | 0komentar

1001 Pengetahuan Paving Block

 



Stamper kuda : Alat yang berfungsi untuk memadatkan struktur bawah paving block

Stamper kodok/Vibro : Alat yang berfungsi untuk meratakan dan merekatkan setelah paving block terpasang

Kansteen : bagian tepi struktur perkerasan jalan menggunakan paving block yang berfungsi untuk mengunci.  

Levelling : Pemerataan lahan sebelum dipasang paving block





Jenis-jenis Paving Block 
 1. Paving model Trihex 
Model Paving block trihex merupakan type yang rumit, dalam pemasangannya paving type trihek ini hanya bisa dipasang dengan satu pola saja, selain itu pola yang dapat digunakan yaitu dengan pola warna.Karena kerumitan dan keunikannya, tentu saja harga dari jenis paving block ini bisa dikatakan cukup mahal. Namun hasil dan pemandangannya tentu tidak akan mengecewakan anda. 

 2. Paving Type Bata 
Paving type ini paling banyak digunakan oleh para pemborong, kontraktor, dan developer lainnya, karna selain mudah dalam pemasangannya, paving type ini merupakan type yang lebih murah dan praktis. Dan kita pun akan lebih banyak melihat paving block model bata dibanding yang lainnya. 

 3. Paving Type Cacing 
Paving type cacing ini juga termasuk paling banyak penggunaaanya dan banyak juga kita temui di sekitar kita, karena bentuknya yang unik dan menarik. Pola pemasangannya hampir sama dengan pola bata, hanya saja tidak dapat di padukan dengan type lain.

 4. Paving Type Exagon Segi Delapan Model 
paving block yang ini bisa disebut jenis yang unik. Conblock exagon segi delapan, hampir sama dengan jenis paving block segi enam, hanya saja ada penambahan dua sisi pada paving tersebut, sehingga bentuknya polos hampir terlihat seperti lingkaran. Sehingga orang sering kali mengira bahwa ini adalah paving block dengan bentuk lingkaran. 

5. Paving Block Segi Enam Model 
paving block Segi Enam, bentuknya segi enam dan melingkar, Ditambah dengan banyaknya pola warna, paving ini bisa menambah nilai seni dalam lingkungan. konblok type ini sering digunakan pada wilayah pemukiman hijau dan lingkungan pertamanan. 

6. Paving Topi Uskup 
Jenis paving block ini biasanya hanya digunakan sebagai pengunci dibagian sisi pemasangan paving block type bata. Karena penguncian dengan paving dengan topi uskup ini lebih kuat dibandingkan penguncian secara langsung ( tanpa menggunakan topi uskup). Sehingga jenis paving block ini sering digunakan, akan tetapi hanya dengan kuantitas yang sangat kecil.





Read More »
18 October | 0komentar

Klasifikasi Paving Block

Istilah paving block dibagi menjadi dua jenis, pertama concrete block yang di sini dikenal juga sebagai conblock. Kedua adalah clay pavers/ clay block/ clay bricks yang di sini lebih dikenal sebagai batu bata. Di Indonesia, istilah paving block merujuk kepada conblock (concrete block)
Berikut Klasifikasi Paving Block:

1. Berdasarkan Kekuatan dan Kegunaannya.
    Seperti tertera pada SNI 03-0691-1996 tentang Paving Block

Mutu

Kegunaan

Kuat Tekan

(Kg/cm2 = 10 MPa)

Ketahanan Aus (mm/menit)

Penyerapan air rata-rata maks (%)

Rata-rata

Min

Rata-rata

Min

A

Perkerasan Jalan

400

350

0,0090

0,103

3

B

Tempat Parkir Mobil

200

170

0,1300

1,149

6

C

Pejalan Kaki

150

125

0,1600

1,184

8

D

Taman Kota

100

85

0,2190

0,251

10



Dari tabel standart SNI 03-0691-1996 di atas, paving block diklasifikasikan berdasarkan kegunaannya menjadi : 
Mutu A : untuk perkerasan jalan 
Mutu B : untuk tempat parkir mobil 
Mutu C : untuk pejalan kaki 
Mutu D : untuk taman kota
Paving block kelas C dan D biasanya diproduksi secara manual biasanya digunakan untuk fungsi non struktural seperti taman dan pemakaian lainnya yang tidak untuk menahan beban di atasnya 
Sedangkan bila pengerjaannya menggunakan mesin press akan menghasilkan mutu kelas C hingga A dengan kekuatan tekan di atas 125 kg/cm2 tergantung perbandingan campuran bahan yang digunakan. Paving block kelas C dan D biasanya diproduksi secara manual biasanya digunakan untuk fungsi non struktural seperti taman dan pemakaian lainnya yang tidak untuk menahan beban di atasnya Sedangkan bila pengerjaannya menggunakan mesin press akan menghasilkan mutu kelas C hingga A dengan kekuatan tekan di atas 125 kg/cm2 tergantung perbandingan campuran bahan yang digunakan.

2. Klasifikasi berdasarkan pembuatannya
a. Paving block press manual/ menggunakan tangan 
    Jenis ini menggunakan tangan dalam proses pembuatannya. 
    Nilai jual yang rendah, karena bermutu rendah Jenis beton kelas D (K50 – K100) 
   Pemakaian untuk perkerasan non srtuktural seperti taman, trotoar jalan, halaman rumah yang 
    jarang  dibebani mobil serta untuk lingkungan berdaya beban rendah. 
b. Paving block press mesin vibrasi / getar
    Jenis ini diproduksi menggunakan mesin press sistem getar 
    Umumnya memiliki mutu beton kelas C-B (K150 – K250) 
    Pemakaian untuk pelataran garasi, carport, lahan parkir. 
c.  Paving block press mesin hidrolik 
     Jenis ini diproduksi dengan cara dipress menggunakan mesin press hidrolik. 
    Umumnya memiliki mutu beton kelas B – A (K300 – K 450) 
    Pemakaian untuk menahan beban berat seperti area jalan lingkungan, terminal bus 
     hingga lahan pelataran terminal peti kemas di pelabuhan.

3. Klasifikasi berdasarkan Bentuk
    Berdasarkan bentuknya, secara garis besar paving block dibagi menjadi dua: 
    a. Paving block berbentuk segi empat 
    b. Paving block berbentuk segi banyak yang terdiri dari hexagon (segi enam), cacing, 
        grassblock (untuk rumput), kansteen, topi uskup, antik dan trihek.

4. Klasifikasi Berdasarkan Ketebalan
    Berdasarkan SNI, ketebalan paving block dibagi menjadi tiga: 
    Ketebalan 60 mm untuk beban lalu lintas ringan 
    Ketebalan 80 mm untuk beban lalu lintasr sedang sampai berat 
    Ketebalan 100 mm untuk beban lalu lintas super berat

5. Klasifikasi Berdasarkan Warnanya
    Paving block yang ada di pasaran sekaran terdiri dari abu-abu (natural), hitam, merah, kuning 
    dan  hijau. Paving block berwarna selain berfungsi menambah keindahan juga bisa untuk memberi 
    batas pada perkerasan seperti pada lahan parkir, tali air, dan lain-lain.

Read More »
17 October | 0komentar