Assalamu'alaikum ! welcome to Media Pendidikan.| Contact | Register | Sign In

Kriteria Desain Struktur

Denah Rumah dan Desain Prespektif 3D
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi struktur bangunan adalah Kriteria desain struktur. Bab ini menjelaskan tentang kriteria desain serta keterangan umum perencanaan struktur sebagai acuan Perencana Struktur dalam melakukan pekerjaan desain struktur.
Kriteria desain menjelaskan secara singkat mengenai peraturan-peraturan, standar-standar yang digunakan, asumsi pembebanan, jenis dan mutu bahan/ material struktur, sistem struktur atas dan struktur bawah/pondasi, analisa/modelisasi struktur, anggapan-anggapan yang digunakan.
Untuk melakukan desain dan analisis struktur perlu ditetapkan kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan bahwa struktur sesuai dengan manfaat penggunaannya.

Kriteria-kriteria  Desain Struktur adalah sebagai berikut:

1) Kemampuan Layan (Serviceability) 

Struktur harus mampu memikul beban rancangan secara aman, tanpa kelebihan tegangan pada material dan mempunyai batas deformasi dalam batas yang diizinkan.
Kemampuan layan meliputi:

  • Kriteria kekuatan yaitu pemilihan dimensi serta bentuk elemen struktur pada taraf yang dianggap aman sehingga kelebihan tegangan pada material (misalnya ditunjukkan adanya keratakan) tidak terjadi.
  • Variasi kekakuan struktur yang berfungsi untuk mengontrol deformasi yang diakibatkan oleh beban. Deformasi merupakan perubahan bentuk bagian struktur yang akan tampak jelas oleh pandangan mata, sehingga sering tidak diinginkan terjadi. Kekakuan sangat tergantung pada jenis, besar, dan distribusi bahan pada sistem struktur. Untuk mencapai kekakuan struktur seringkali diperlukan elemen struktur yang cukup banyak bila dibandingkan untuk memenuhi syarat kekuatan struktur. 
  • Gerakan pada struktur yang juga berkaitan dengan deformasi. Kecepatan dan percepatan aktual struktur yang memikul beban dinamis dapat dirasakan oleh pemakai bangunan, dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Pada struktur bangunan tinggi terdapat gerakan struktur akibat beban angin. Untuk itu diperlukan kriteria mengenai batas kecepatan dan percepatan yang diizinkan. Kontrol akan tercapai melalui manipulasi kekakuan struktur dan karakteristik redaman. 


2) Efisiensi 

Kriteria efisiensi mencakup tujuan untuk mendesain struktur yang relatif lebih ekonomis. Indikator yang sering digunakan pada kriteria ini adalah jumlah material yang diperlukan untuk memikul beban. Setiap sistem struktur dapat memerlukan material yang berbeda untuk memberikan kemampuan layan struktur yang sama. Penggunaan volume yang minimum sebagai kriteria merupakan konsep yang penting bagi arsitek maupun perencana struktur.

3) Konstruksi 
Tinjauan konstruksi juga akan mempengaruhi pilihan struktural. Konstruksi merupakan kegiatan perakitan elemen-elemen atau material-material struktur. Konstruksi akan efisien apabila materialnya mudah dibuat dan dirakit. Kriteria konstruksi sangat luas mencakup tinjauan tentang cara atau metode untuk melaksanakan struktur bangunan, serta jenis dan alat yang diperlukan dan waktu penyelesaian. Pada umumnya perakitan dengan bagian-bagian yang bentuk dan ukurannya mudah dikerjakan dengan peralatan konstruksi yang ada merupakan hal yang dikehendaki.

4) Ekonomis
Harga merupakan faktor yang menentukan pemilihan struktur. Konsep harga berkaitan dengan efisiensi bahan dan kemudahan pelaksanaannya. Harga total seuatu struktur sangat bergantung pada banyak dan harga material yang digunakan, serta biaya tenaga kerja pelaksana konstruksi, serta biaya peralatan yang diperlukan selama pelaksanaan.

5) Faktor keamanan 
Faktor keamanan (safety factor) adalah hal yang penting dalam analisa dan perencanaan struktur secara keseluruhan. Faktor keamanan tergantung pada bahan dan geometri, beban yang bekerja (beban mati,beban hidup,beban gempa,beban angin)



Read More »
07 August | 0komentar

Real RPP Single Sheet

Salah satu kebijakan Mas menteri Pendidikan adalah guru jangan dibebani dengan administrasi-administrasi. Bahkan RPP pun jika perlu satu lembar. Berikut contoh RPP 1 lembar itu. Real RPP Single Sheet.




Read More »
06 August | 0komentar

Materi Mekanika Teknik

Perangkat pembelajaran untuk menunjang Materi MEKANIKA TEKNIK (MEKTEK0. Proses Belajar Mengajar (PBM) ini sesuai dengan kurikulum tahun 2013. Informasi tentang SK/KD/ dengan meng-KLIK gambar dibawah ini. Perangkat pembelajaran DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN pada Mata Pelajaran MEKANIKA TEKNIK (MEKTEK)
Silahkan anda Klik pada tulisan yang dimaksud untuk melihat dan mendownload Materi.
         

ELEMEN STRUKTUR UTAMA



PERKEMBANGAN STRUKTUR



STRUKTUR BANGUNAN

KRITERIA DESAIN STRUKTUR
KRITERIA PEMBEBANAN
BAGAN MATERI BAB I


BAB III:
Silahkan anda Klik pada tulisan yang dimaksud untuk melihat dan mendownload Materi.
         

GAYA PADA STRUKTUR BANGUNAN



MUATAN (GAYA AKSI)



MENYUSUN GAYA

TEST PILIHAN GANDA
TEST ESSAY
BAGAN MATERI BAB I
MENGURAIKAN GAYA THD SUMBU X DAN Y
ILUSTRASI GAYA PADA 1 TITIK TANGKAP
BAGAN MATERI BAB I

Read More »
06 August | 21komentar

Elemen Struktur

Pada Bab sebelumnya berkaitan dengan Struktur Bangunan, adalah rangkaian elemen yang menjadi satu kesatuan sebagai penyalur beban pada suatu bangunan dari dalam tanah hingga ke bagian atas bangunan.
Pada Bab berikutnya kita akan sajikan tentang Elemen-elen Struktur.

A. Klasifikasi Elemen Struktur

1. Berdasarkan Geometri dan Bentuk Dasar
2. Berdasarkan karakteristik kekakuan elemen
3. Berdasarkan susunan elemen
4. Berdasarkan material pembentuk


1. Berdasarkan geometri dan bentuk dasarnya : 
  • Elemen garis adalah klasifikasi elemen yang ramping dan panjang dengan potongan melintangnya lebih kecil dibandingkan ukuran panjangnya. Elemen garis dibedakan atas garis lurus dan garis lengkung. 
  •  Elemen permukaan adalah elemen yang ketebalannya lebih kecil dari pada ukuran panjang nya.Elemen permukaan dapat berupa datar atau lengkung.Elemen lengkung bisa berupa lengkung tunggal atau lengkung ganda.
2. Berdasarkan karakteristik kekakuan elemen :
  • Elemen kaku, biasanya sebagai elemen (batang) yang tidak mengalami perubahan bentuk yang cukup besar apabila mengalami gaya (tekanan) akibat beban-beban tertentu. 
  • Elemen tidak kaku atau fleksibel: elemen yang mempunyai kecenderungan berubah menjadi bentuk tertentu pada suatu kondisi pembebanan,misalnya kabel..Struktur fleksibel akan mempertahankan keutuhan fisik nya meskipun bentuknya berubah-ubah. 


 3. Berdasarkan susunan elemen :
  • System satu arah, dengan mekanime transfer beban dari struktur untuk menyalurkan ketanah merupakan aksi satu arah saja.Sebuah balok yang terbentang pada dua titik tumpuan adalh contoh system satu arah. 
  • System dua arah dengan system bersilang yang terletak diantara dua titik tumpuan dan tidak terletak diatas garis yang sama


 4. Berdasarkan material pembentuknya :

  • Struktur kayu : struktur bangunan yang terbuat dari kayu.
  • Struktur baja : struktur bangunan yang terbuat dari baja.
  • Struktur beton : struktur bangunan yang terbuat dari beton.

B. Jenis Elemen Struktur

1. Balok dan Kolom
Struktur yang dibentuk dengan cara meletakkan elemen kaku horisontal di atas elemen kaku vertikal adalah struktur yang umum dijumpai.
Elemen horizontal (balok) sering disebut sebagai elemen lentur, yaitu memikul beban yang bekerja secara transversal dari panjangnya dan mentransfer beban tersebut ke kolom vertikal yang menumpunya.

Balok adalah bagian dari struktural sebuah bangunan yang kaku dan dirancang untuk menanggung dan mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom penopang.
  Fungsi balok : mengikat kolom supaya bersatu padu mempertahankan bentuk dan posisi semula apabila terjadi pergerakan


Kolom dibebani beban secara aksial oleh balok, kemudian mentransfer beban tersebut ke tanah. Kolom yang memikul balok tidak melentur ataupun melendut karena kolom pada umumnya mengalami gaya aksial tekan saja.

batang tekan vertikal dari rangka struktur yang memikul beban dari balok.
Fungsi kolom : struktur utama untuk meneruskan berat bangunan dan berat beban yang ditopang bangunan (manusia dan barang), serta hembusan angin Beban yang ditopang kolom bangunan dimulai dari atap sebuah bangunan, lalu didistribusikan ke permukaan tanah dibawahnya.



2. Rangka
Rangka mempunyai aksi struktural yang berbeda dengan jenis balok-tiang, karena adanya titik hubung kaku antara elemen vertikal dan elemen horisontal. Kekakuan titik hubung ini memberikan banyak kestabilan terhadap gaya lateral. Kekakuan titik hubung adalah salah satu dari berbagi jenis hubungan yang ada di antara berbagai elemen struktur. Pada sistem rangka, baik balok maupun kolom akan melentur sebagai akibat adanya aksi beban pada struktur.

 Berfungsi untuk meneruskan beban vetikal maupun beban horizontal , baik berupa beban atap, beban manusia dan barang, maupun beban gempa dan angin ke tanah.

 Berdasarkan materialnya, rangka dibedakan :
  Rangka Baja
  Rangka Beton Bertulang
  Rangka kayu
  Rangka Bambu

 3. Rangka Batang
Struktur rangka batang adalah struktur yang terdiri dari kumpulan elemen batang yang disambung untuk membentuk suatu geometri tertentu sedemikian sehingga apabila diberi beban pada titik buhul (titik pertemuan antar batang) maka struktur tersebut akan menyalurkan beban ke tumpuan melalui gaya aksial (tarik atau tekan) pada batangbatangnya. Titik buhul dimodelkan berperilaku sebagai sambungan pin (engsel) sehingga tidak bisa menahan atau menyalurkan momen ke batang yang lain.

Terdiri dari:
 A. konstruksi rangka batang tunggal : mempunyai pola bentuk dengan setiap batang atau setiap segitiga penyusunnya mempunyai kedudukan yang setingkat.

  B. konstruksi rangka batang ganda : mempunyai pola bentuk dengan setiap batang atau setiap segitiga penyusunnya dua tingkat kedudukan atau konstruksinya terdiri atas dua buah kesatuan konstruksi yang setara.

  C. Konstruksi rangka batang tersusun : mempunyai pola bentuk dengan kedudukan batang atau segitiga penyusunnya ada perbedaan tingkatan ( konstruksi anak dan konstruksi induk)

Pengertian Struktur Rangka batang:
Struktur rangka batang adalah struktur yang terdiri dari kumpulan elemen batang yang disambung untuk membentuk suatu geometri tertentu sedemikian sehingga apabila diberi beban pada titik buhul (titik pertemuan antar batang) maka struktur tersebut akan menyalurkan beban ke tumpuan melalui gaya aksial (tarik atau tekan) pada batangbatangnya. Titik buhul dimodelkan berperilaku sebagai sambungan pin (engsel) sehingga tidak bisa menahan atau menyalurkan momen ke batang yang lain.



 4. Pelengkung
Pelengkung adalah struktur yang dibentuk oleh elemen garis yang melengkung dan membentang di antara dua titik.
Pada umumnya terdiri atas potonganpotongan kecil yang mempertahankan posisinya akibat adanya tekanan dari beban.
contoh jembatan pelengkung seperti terlihat pada Gambar dibawah. Contoh lain adalah pada bangunan-bangunan modern, atau dinamakan pelengkung kaku (rigid arch).



5. Dinding dan Pelat
Dinding dan pelat datar adalah struktur kaku pembentuk permukaan.
Dinding pemikul beban biasanya dapat memikul baik beban arah vertikal maupun beban lateral (gempa, angin dan lain-lain).

Pelat datar biasanya digunakan secara horisontal dan memikul beban sebagai lentur, dan meneruskannya ke tumpuan. Struktur pelat biasanya terbuat dari beton bertulang atau baja.



 6. Cangkang Silindrikal dan Terowongan
Cangkang contohnya adalah struktur pelat-satu-kelengkungan. Cangkang mempunyai bentang longitudinal dan lengkungannya tegak lurus terhadap diameter bentang. Cangkang dibuat dari material kaku (misalnya beton bertulang atau baja).
Gedung Teater Keong Mas di Taman Mini Indinesia contong bentuk Struktur Cangkang

Terowongan berbeda dengan cangkang, yaitu struktur berkelengkungan tunggal yang membentang secara transversal. Terowongan dapat dipandang sebagai pelengkung menerus.

 7. Kubah dan Cangkang Bola Kubah sangat efisien digunakan pada suatu bangunan dengan bentang besar. Tingkat kesulitan perhitungan lebih rumit.

8. Kabel Kabel adalah elemen struktur fleksibel. Bentuknya sangat tergantung pada besar dan perilaku beban yang bekerja padanya. Kabel dapat digunakan pada bentang yang panjang. Biasanya digunakan pada jembatan yang memikul dek jalan raya deserta lalu lintas di atasnya. Sebagai contoh, dii negara Indonesia sudah dibangun beberapa jembatan kabel.



Keuntungan struktur kabel :
  Ekonomis untuk menutup permukaan luas
  Ringan
  Daya tahan besar terhadap gaya tarik
  Memberikan efisiensi ruang lebih besar
  Aman terhadap api
  Kabel menyesuaikan diri pada kondisi keseimbangan baru saat terjadi penurunan penopang
  Cocok untuk bangunan bersifat permanen

 Kelemahan struktur kabel :  Pembebanan yang berbahaya yaitu saat getaran.

 9. Membran, Tenda dan Jaring

Membran adalah lembaran tipis dan fleksibel. Tenda biasanya dibuat dari permukaan membran. Bentuk yang sederhana maupun kompleks dapat dibuat dengan menggunakan membran-membran.


Jaring adalah permukaan 3D yang terbuat dari sekumpulan kabel lengkung yang melintang. Jaring mempunyai analogi dengan kulit membran. Dengan memungkinkan adanya lubang saringan untuk variasi sesuai keperluan, maka sangat banyak bentuk permukaan yang dapat diperoleh. Salah satu keuntungan penggunaannya yaitu penempatan kabel dapat mencegah atap dari getaran akibat tekanan dan isapan angin. Selain itu, gaya tarik umumnya dapat diberikan pada kabel dengan alat jacking sehingga seluruh permukaan dapat mempunyai tahanan terhadap getaran pada atap.


Tenda Raksasa  di Nabawi Madinah


Read More »
06 August | 50komentar

Struktur Bangunan Gedung

Struktur Bangunan adalah bagian dari sebuah sistem bangunan yang bekerja untuk menyalurkan beban yang diakibatkan oleh adanya bangunan diatas tanah. Yang bertujuan untuk memberi kekuatan dan kekakuan yang diperlukan untuk mencegah bangunan mengalami keruntuhan.
Struktur bangunan terdiri atas: bagian atas bagian tengah dan bagian bawah gambar bawah ini.


Struktur merupakan bagian bangunan yang menyalurkan beban-beban, tersalurkan ke elemen-elemen yang dari elemen-elemen selanjutnya akan disalurkan ke tanah.
Struktur bangunan terdiri dari 3 bagian yaitu Struktur bagian atas, Struktur bagian tengah dan Struktur bagian bawah. Struktur bagian  atas seperti rangka atap, kuda-kuda; Struktur bagian  tengah terdiri dari kolom/tiang,balok dinding;

Struktur bagian bawah terdiri dari pondasi dan sloof.
Pondasi merupakan struktur bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah yang berfungsi untuk menahan seluruh pembebanan bangunan yang diteruskan ketanah.
Sedangkan sloof adalah elemen struktur bangunan yang terletak diatas pondasi berfungsi meneruskan dan mendistribusikan beban bangunan ke pondasi.

Struktur bagian tengah terdiri dari:
1. Dinding
 Bagian dari struktur bangunan yang terletak diatas sloof fungsi tembok sebagai penutup interior/ruangan, partisi ruangan dan sebagai pendukung estetika. Jadi tembok tidak memikul/menahan/menopang beban. hanya memikul berat sendiri.
Dinding dapat terbuat dari pasangan batu bata, hebel, batako dan sebagainya.

2. Kolom
kolom adalah bagian dari struktur bangunan yang berhubungan langsung dengan sloof dan dinding dengan arah berdiri/vertikal/tegak. Berfungsi sebagai penopang utama pembebanan bangunan yang ada diatasnya dan sebagai pengikat dinding agar tetap stabil.
Bahan kolom adalah beton bertulang/ kayu.

3. Balok Latey
Merupakan balok yang letaknya diatas pasangan kusen pintu dan kusen jendela

4. Ring Balok/ Ringbalk
Balok ring merupakan balok yang berada tepat diatas dinding,terbuat dari beton yang berfungsi mengikat dinding yang ada di bawahnya agar stabil juga berfungsi untuk meneruskan beban atap ke kolom

Struktur bagian Atas terdiri dari:

1. Kuda-kuda
Kuda-kuda adalah bagian dari struktur bangunan yang berbentuk segitiga yang terletak diantara balok ring dan rangka atap. Bahan kuda-kuda dapat dari kayu, beton, baja, baja ringan.

2. Atap
Rangka atap adalah bagian dari struktur bangunan yang terletak paling atas yang berfungsi untuk melindungi ruangan dari cuaca, panas, dingin, hujan dan angin.

Rangka Atap terdiri Gording, Usuk/kasau, reng dan penutup atap (genteng)

Read More »
23 July | 65komentar

Kelas Maya Not Kelas Mayeng-Mayeng

Pada masa Pandemi ini dengan Pembelajaran Jarak Jauh, teringat di tahun 2017, ketka itu pasca mengikuti pelatihan Kelas Maya bersama Seamolec di LPMP Jawa Tengah. Langsung menerapkan tepatnya mempraktikan hasil diklat. Banyak pro dan kontra ada yang beralasan bahwa guru mengajar ya harus berada di kelas, ada yang mengatakan kelasnya jadi ramai, siswa mayeng-mayeng cari sinyal dan lain sebagainya.

"Pak kelase rame, kok ora diajar sih...bocahe padhe mayeng", demikian sekelumit kalimat yang keluar dari guru petugas piket. Rame di grup wa guru. "guru tetap harus di kelas dampingi mereka" kata salah satu guru senior. "itu hanya pas untuk mereka yang prakerin", kata guru yunior. "Dudu kelas Maya tapi kelas mayeng-mayeng", kata salah satu pejabat jurusan. 

Kesalahpahaman yang ada biasa terjadi jika biasanya siswa anteng dikelas, tiba-tiba siswa berada di luar kelas (mayeng-mayeng) mencari koneksi internet. 
Sebagai salah satu metode guru dalam proses pembelajaran yang digunakan. Guru lain, piket, kepala sekolah tentu harus memaklumi. Jika boleh dikatakan tidak menghakimi tetapi mengklarifikasi... kok siswa bawa hp pada diluar, siswa duduk-duduk di luar/ taman ....

Guru menyampaikan materi melalui pembelajaran Kelas Maya yang sudah direkomendasikan untuk digunakan di Indonesia bersamaan dengan lahirnya Kurikulum 2013. Ini dilakukan pada tahun 2017 saat belum terjadi pandemi saat ini.

Saya berfikir apakah demikian tupoksi seorang petugas piket? Mengevaluasi metode yang digunakan guru? Keberatan dari guru piket terhadap pelaksanaan metode pembelajaran menggunakan Kelas Maya adalah bentuk dari kekawatiran yang berlebihan. Stigma belajar dikelas, tenang, anteng akan beralih menjadi pembelajaran yang mayeng-mayeng (baca: istilah oleh petugas piket). 
Perubahan stigma pembelajaran/proses pembelajaran yang harus dikelas, tenang bin anteng cenderung guru menguasai semua proses pembelajaran berarti pembelajaran terpusat pada guru (guru centris). Guru cenderung menggunakan metode ceramah, padahal yang diharapkan adalah Student Centered Learning. Apakah ini yang akan dipertahankan oleh Guru Petugas Piket? 
Padahal dalam sambutan Menteri Pendidikan RI pada hari guru 2020, menegaskan untuk siswa diajak keluar kelas sebagai salah satu metode pembelajaran agar belajar dari lingkungan atau memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Mas Menteri Nadiem juga menyebut merdeka belajar, jangan di kelas terus.

Berikut saya tuliskan beberapa kebaikan yang dapat diambil dari pelaksanaan metode pembelajaran menggunakan Kelas Maya. Salah satunya menganalisis hasil ulangan Melihat hasil setelah siswa mengerjakan ulangan di Edmodo,

Prtanyaan di Blog terkait, Menanyakan Analisa Hasil Ulangan

Berikut akan saya bahas lebih lanjut untuk menjawab pertanyaan dari Bapak Wahyu Prasetyo di Melihat hasil Ulangan Edmodo. Untuk langkah-langkahnya adalah :
 1. Masuk pada kelas kita (Kelas Edmodo)


 2. Kita Klik Turned in,maka akan terlihat pada gambar berikut:


 3. Kursor kita dekatkan pada salah satu hasil nomor di Question Breakdown,maka akan dapat kita ketahui analisis mengenai berapa prosen (%) siswa yang menjawab soal tersebut. Dapat dilihat pada shadow (correct 94%= yang menjawab benar soal tersebut adalah 94% siswa, incorrect 6% berarti yang menjawab salah adalah sisanya 6%) Dari gambar no. diatas juga terlihat angka 15/15 berarti telah mengerjakan jumlah soal 15 benar 15 (benar semua). Jika tertulis 12/15 berarti benar 12 dari 15 soal. 




 Contoh analisis yang lain:




Read More »
21 July | 8komentar

Wifi Masuk Desa, Dukung PJJ di Masa Pandemi

Sekitar tahun 2010 sambungan telepon rumah seiring dengan penggunaan HP, banyak yang berhenti berlangganan. Namun seiring dengan perkembangan jaman pula,pemanfaatan telpon rumah dapat  difungsikan sebagai wifi (Wireless Fidelity); koneksitas internet tanpa menggunakan kabel dan kuota data.
Dengan Teknologi wifi sekarang sangat dimudahkan, bahkan banyak perusahaan swasta pun mencoba mencari peluang bisnis ini, kecenderungan masyarakat sekarang adalah hidup tanpa kouta internet terada hambar, informasi tidak bisa terakses dengan cepat, terasa cepat saat ada koneksi internet, dan bila koneksi terlalu lambat, banyak kemungkinan pelanggan kartu atau fasilitas akses internet pindah ke saluran komunikasi yang serba cepat, murah fan jaringan stabil.
Untuk dapat menikmati wifi tentu harus tersedia jaringan telekomunikasi. Sayangnya belum semua desa di Indonesia dapat menikmati fasilitas Internet. Jangankan Internet, untuk akses telekomunikasi layanan telepon seluler pun kadang juga masih terbatas. Kendala terbesar adalah aspek geografi di Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan, sehingga pemerataan pembangunan khususnya akses komunikasi/informasi mengalami kendala, terlebih untuk daerah-daerah 3T (Terdepan Terluar dan Tertinggal).
Dimasa pandemi ini semua sekolah menerapkan pembelajaran menggunakan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sudah dipastikan kebutuhan orang tua siswa akan pemanfaatan jaringan internet sangat besar. Kebutuhan kuota data dapat teratasi jika terdapat wifi murah bagi masyarakat.Melihat dibeberapa media akhir-akhir ini, beberapa anak di daerah Gunungkidul berjalan menaiki gunung/bukit demi mendapatkan sinyal. Sungguh pejuang Sinyal....
Peran pemerintah dalam kaitan ini adalah memberikan ijin bagi vendor, terutama telkom yang merupakan badan milik pemerintah untuk mengembangkan jaringan kedaerah-daerah/ pedesaan. Tentu dengan adanya wifi di pedesaan bukan saja bermanfaat bagi pendidikan diera pandemi ini. Bukan saja digunakan oleh siswa tentunya pembukaan wifi di pedesaan dapat dimanfaatkan untuk usaha-usaha produktif lainnya.
Bermanfaat untuk menambah wawasan pengguna/penduduk, internet juga berguna sebagai sarana atau media hiburan. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti Internet sangat bermanfaat baik dalam menunjang kinerja sistem informasi desa. Dengan adanya jaringan internet, desa dapat mencari berbagai informasi di bidang pemerintahan, pertanian, peternakan dan lainnya dengan lebih cepat.

Berikut ini beberapa aplikasi Internet yang dapat diterapkan di desa, selain untuk mempermudah dan memperlancar program Pembelajaran Jarak Jauh dimasa pandemi, antara lain:
(dikutip dari:https://ubiqu.id/)

TRANSPARASI ANGGARAN DESA
Sesuai peraturan pemerintah, penggunaan anggaran desa harus transparan. Dengan aplikasi anggaran desa melalui internet, pemerintah desa dapat update penggunaan anggaran di web desa dan warga bisa memantau realisasi anggaran desa.
 SISTEM INFORMASI DESA
Dengan Sistem Informasi Desa Online menjadikan pemerintah desa dapat update data desa dengan mudah serta dapat diakses dengan cepat oleh PEMDA dan Pemerintah Pusat. Membuka peluang investasi.
MEDIA KOMUNIKASI DESA
Dengan menggunakan internet, pemerintah desa bisa dengan mudah menyebarkan informasi kepada seluruh warga desa, seperti berita penting, pengumuman warga, peringatan dini, regulasi baru, dan lainnya. Juga mempermudah komunikasi antar desa.
JUALAN ONLINE
Memiliki produk desa yang unik, bernilai jual tinggi, dan tidak ada ditempat lain? Cara yang paling efektif untuk memasarkan produk ke luar desa adalah dengan jualan online melalui internet. Jualan online itu mudah karena modalnya hanya foto produk, tidak perlu membuat toko atau galeri. Produk desa yang dijual dapat berupa hasil ternak, hasil kebun, kerajinan atau produk berciri khas lainnya, obyek wisata, dan lainnya. 
Dengan internet pasar produk desa yang biasanya terbatas secara geografi, bisa menembus batas hingga ke seluruh dunia. Internet juga dapat menjadikan birokrasi dan transparansi pemerintah desa menjadi lebih baik, dengan tersedianya sarana grup media sosial maupun forum warga berbasis internet. Banyak hal lain di desa yang mungkin berkembang, desa bisa menjadi sumber dan akses ekonomi yang sangat besar, kreativitas warga akan lebih terasah, pendidikan yang lebih baik yang pada akhirnya dapat menggali potensi desa lebih maksimal.



Read More »
18 July | 3komentar

Tahun Pelajaran Baru 2020/2021 Ber-PJJ



Kesibukan Ibu Ida sebut saja demikian sebagai seorang ibu rumah tangga di Pondok Gede,Jakarta bertambah beberapa bulan belakang. Ibu Ida seorang ibu rumah tangga dari 2 orang putra-putri, harus mendampingi tak hanya sang anak, tapi kadang ada juga tetangga-orangtua murid bahkan ada sesama orang tua murid yang satu kelas dengan anaknya sekedar bertanya/menanyakan cara mengerjakan tugas/ soal online yang diberikan oleh Bp/Ibu guru, selama pembelajaran jarak jauh tahun kemarin.  Ini sekelumit cerita orang tua (ibu-ibu) yang tinggal di Jakarta, bukan daerah terpencil susah sinyal semacam Supardi sebut demikian seorang anak yg sekolah didaerah terpencil pedalaman yg susah sinyal.
Anaknya pun bersekolah di sekolah dasar negeri di Jakarta Barat. Tapi nyatanya PJJ tetap menjadi hambatan ketika diterapkan selama berbulan-bulan. Padahal aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran juga tergolong umum, seperti Whatsapp, word, dan pdf serta google classroom. Namun nyatanya masih ada orangtua siswa yang tak paham cara mengoperasikannya. “Banyak memang ibu-ibu yang tidak mengerti. Saya bantu sebisa mungkin, karena katanya kalau nanya orang lain suka dicuekin," cerita Ida.
PJJ di sekolah anaknya selama ini mengombinasikan tayangan pendidikan di TVRI dengan pembelajaran daring sederhana. Misalnya untuk absen harian menggunakan foto yang dikirim via Whatsapp. Kemudian soal ujian kenaikan kelas dikirim dengan format pdf, siswa tinggal menyalin, menjawab di buku tulis dan mengirimkan dokumentasinya ke Whatsapp.
Pada tataran siswa di sekolah menengah, penggunaan aplikasi sudah menggunakan google classroom,sebut saja demikian, yang presensinya sudah menggunakan google form. Siswa sudah mandiri tidak terkendala dalam mengerjakan soal/ mempelajari materi yang disampaikan guru akan tetapi masalahnya tetap ada "Kuota data". Dari penuturan beberapan rekan kerja yang memiliki 2 anak bahwa dibutuhkan pulsa 50.000 habis untuk 2 (dua) hari untuk pembelajaran daring pada awal ini.
Ada juga dari golongan ekonomi kebawah.." maaf Pak sy belum mengerjakan tugas karena pulsa habis". Ada siswa yang japri setelah dikonfirmasi kenapa belum mengerjakan soal.


Dari sisi guru, Ibu Era membeberkan macam-macam kendala PJJ selama pandemi kemarin. Yang paling repot adalah jika fasilitas gawai anak berbarengan dengan orangtua. Selanjutnya mengukur kemampuan siswa yang jadi sama rata akibat tidak tatap muka. Belajar atau ujian di rumah tentu bisa disambi atau malah dibantu oleh keluarga, bukan?
“Dari awal sudah sulit, kadang HP dibawa orangtua kerja, anak jadi tidak ikut pembelajaran. Lalu masalah kuota, tidak semua mampu beli," ungkap guru SMK swasta di Jawa Tengah ini.
Sementara untuk mengakali kegagapan orangtua dalam teknologi, Ibu Era punya berinisiatif membuat grup orangtua murid. Semua metode belajar-mengajar ia unggah di sana sehingga para orangtua akan saling membantu jika menemukan kesulitan dalam pembelajaran daring. Tapi jika diminta memilih, Ibu Era lebih suka mengajar langsung dengan tatap muka. Dengan begitu ia bisa memahami karakter siswa dan melakukan pendekatan yang berbeda kepada mereka. Melihat masa pandemi yang belum berakhir sudah seyogyanya dipikirkan solusi terkait masalah diatas. Sinyal yang kurang mendukung, kuota yang membebani.... adakah solusi seperti tahun 80an ada listrik masuk desa, sekarang ada wifi masuk rumah disetiap desa?...hehehe
  • Agaknya sebelum mematenkan wacana PJJ hybrid, Mas Nadiem perlu terlebih dulu membenahi silang sengkarut pembelajaran daring saat ini. Sebab apa yang dimulai tanpa persiapan matang tentu tak akan menjadi hasil yang memuaskan.

Read More »
17 July | 4komentar

Perkembangan Sistem Struktur

Struktur bangunan adalah bagian dari sebuah sistem bangunan yang bekerja untuk menyalurkan beban yang diakibatkan oleh adanya bangunan di atas tanah. Fungsi struktur dapat disimpulkan untuk memberi kekuatan dan kekakuan yang diperlukan untuk mencegah sebuah bangunan mengalami keruntuhan. Struktur merupakan bagian bangunan yang menyalurkan beban-beban. Beban-beban tersebut menumpu pada elemen- elemen untuk selanjutnya disalurkan ke bagian bawah tanah bangunan, sehingga beban-beban tersebut akhirnya dapat di tahan.

Sejarah Perkembangan Sistem Struktur 

Secara singkat sejarah teknik struktur dapat dijelaskan melalui perubahan-perubahan sistem struktur dari penggunaan desain coba-coba yang digunakan oleh Mesir dan Yunani kuno hingga sistem struktur canggih yang digunakan saat ini. Perubahan bentuk struktur berhubungan erat dengan penggunaan material, teknologi konstruksi, pengetahuan perencana pada perilaku struktur atau analisis struktur, hingga keterampilan pekerja konstruksinya.

sistem post-and-lintel, Mesir

Keberhasilan terbesar para ahli teknik Mesir adalah digunakannya batu-batu yang berasal dari sepanjang sungai Nil untuk membangun kuil dan piramid. Karena kemampuan daya dukung batu yang rendah dan kualitas yang sangat tidak menentu, yang disebabkan adanya retak-retak dalam dan rongga-rongga, maka bentang balok-balok tersebut harus sependek mungkin untuk mempertahan kerusakan akibat lentur (Gambar atas). Oleh karenanya sistem post-and-lintel yaitu balok batu masif bertumpu pada kolom batu yang relatif tebal, memiliki kapasitas terbatas untuk menahan beban-beban horisontal atau beban eksentris vertikal, bangunan-bangunan menjadi relatif rendah. Untuk stabilitas kolom harus dibuat tebal, dengan pertimbangan bahwa kolom ramping akan lebih mudah roboh dibandingkan dengan kolom tebal.


Yunani, lebih tertarik dengan kolom batu dengan penampilan yang lebih halus, menggunakan tipe yang sama dengan post-and-lintel sistem pada bangunan Parthenon. Hingga awal abad 20-an, lama setelah konstruksi post-and-lintel digantikan oleh baja dan rangka beton, para arsitek melanjutkan dengan menutup fasad kuil Yunani klasik pada bagian penerima bangunan-bangunan. 

sistem Post and Lintel, Yunani
Sebagai pembangun berbakat, para teknisi Roma mengguna- kan struktur lengkung secara luas, seperti yang sering ditemui dalam deret-deret ben- tuk bertingkat pada stadion (coliseum), terowongan air, dan jembatan (Gambar 3). Bentuk lengkung dari busur memungkinkan bentang bersih yang lebih panjang dari yang bisa diterapkan pada bangunan dengan konstruksi pasangan batu post-and-lintel. Stabilitas bangunan lengkung mensyaratkan:
1) seluruh penampang bekerja menahan gaya tekan akibat kombinasi beban-beban keseluruhan,
2) abutmen atau dinding akhir mempunyai kemampuan yang cukup untuk menyerap gaya diagonal yang besar pada dasar lengkungan.
Orang-orang Roma mengembangkan metode pembentukan pelingkup ruang interior dengan kubah batu, seperti terlihat pada Pantheon yang ada di Roma.
Gambar 3. Bangunan Romawi, Sumber: Bautechnik Fachunde, 2007

Selama periode Gothic banyak bangunan-bangunan katedral megah seperti Chartres dan Notre Dame, bentuk lengkung diperhalus dengan hiasan- hiasan yang banyak dan berlebihan, bentuk-bentuk yang ada menjadi semakin lebar (Gambar 4). Ruang- ruang atap dengan lengkungan tiga dimensional juga ditunjukan pada konstruksi atap-atap. Elemen- elemen batu yang melengkung atau disebut flying buttresses, yang digunakan bersama dengan tiang-tiang penyangga dari kolom batu yang tebalatau dinding yang menyalurkan gaya dari kubah atap ke tanah (Gambar 5). Bidang teknik pada periode ini menghasilkan pengalaman yang tinggi berdasar pada apa yang dipelajari ahli bangunan dan mengajarkan pada murid-muridnyaselanjutnya ketrampilan ini diturunkan pada generasi- generasi selanjutnya.


Gambar 4. Struktur lengkung kubah
Bangunan Sumber: Bautechnik Fachunde, 2007
Gambar 5. Penampang sistem struktur 

Pada akhir abad ke-19, Eifel, seorang ahli teknik perancis yang banyak membangun jembatan baja bentang pan- jang mengembangkan inovasi-nya untuk Menara Eifel, yang dikenal sebagai simbol kota Paris (Gambar 3.6). Dengan adanya pengembangan kabel baja tegangan tinggi, para ahli teknik memungkinkan memba-ngun jembatan gantung dengan bentang panjang. Penambahan tulangan baja pada beton memungkinkan para ahli untuk mengganti beton tanpa tulangan menjadi lebih kuat, dan menjadikan elemen struktur lebih liat (ductile). Beton bertulang me- merlukan cetakan sesuai dengan variasi bentuk yang diinginkan. Sejak beton bertu- lang menjadi lebih monolit yang berarti bahwa aksi beton dan baja menjadi satu kesatuan unit, maka beton bertulang memiliki kemampuan yang lebih tidak terbatas


Dikenalnya teknik las pada akhir abad ke-19 memungkinkan penyambungan elemen baja dan menyederhanakan konstruksi rangka kaku baja. Selanjutnya, pengelasan menggantikan plat-plat sambung berat dan sudut-sudut yang menggunakan paku keling. Saat ini perkembangan komputer dan penelitian-penelitian dalam ilmu bahan menghasilkan perubahan besar dari ahli-ahli teknik struktur dalam mengembangan pendukung khusus struktur. Pengenalan komputer dan pengembangan metode matriks untuk balok, pelat dan elemen bidang permukaan memungkinkan perencana menganalisis struktur yang kompleks dengan cepat dan akurat.

Read More »
15 July | 1komentar

Kelas Produk Kreasi dan Kewirausahaan 1


Bissmilahirokhmanirohim

Assalamu'alaikum warakhmatullohi wabarokatuh



Syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan berjuta nikmat kepada kita semua Alhamdulillah kita dipertemukan pada Tahun Pelajaran Baru 2020/2021.Waupun pertemuan ini terbatasi dalam ruang dan jarak Insya Alloh akan tetap menambah pemahaman kita semua.

Sholawat dan salam semoga tetap tersanjungkan kepada Rosululloh SAW yang kita nantikan Safa'atnya di Hari akhir.....

Anak-anakKu Siswa kelas XII DPIB yang saya Cintai dan Saya Banggakan,
Pertama saya memperkenalkan diri:
Nama : Sarastiana
Alamat : Banjarnegara
Mengampu Mapel: Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Profil dan Pengalaman lengkap dapat dilihat di Klik Sini

Untuk memulai pembelajaran ini anak-anak bergabung Kelas (class code via wa grup)

Materi Pertemuan 1 : Produk Masal

Tugas 1 Individu  : Klik disini



Read More »
12 July | 0komentar