Assalamu'alaikum ! welcome to Media Pendidikan.| Contact | Register | Sign In
Showing posts sorted by relevance for query ANALISA HARGA SATUAN. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query ANALISA HARGA SATUAN. Sort by date Show all posts

Download Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Semua Bidang (EBK)

AHSP Bidang Umum,SDA,Bina Marga Cipta Karya


Bahwa dalam menghitung biaya pekerjaan konstruksi diperlukan sebuah proses perkiraan biaya yang menggabungkan analisis harga satuan pekerjaan dan analisis biaya penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi untuk mendapatkan harga perkiraan perancang, rencana anggaran biaya, atau harga perkiraan sendiri.
Bahwa dalam mendukung penerapan standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan yang di dalamnya meliputi standar mutu bahan, standar mutu peralatan, standar prosedur pelaksanaan jasa konstruksi, standar mutu hasil pelaksanaan jasa konstruksi, dan standar operasi dan pemeliharaan yang merupakan bagian dari sistem manajemen keselamatan konstruksi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, perlu menghitung perkiraan biaya pekerjaan konstruksi bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat.
Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bid. Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.





Read More »
25 January | 9komentar

Menyusun Analisis Analisa Harga Satuan Pekerjaan


Menyusun Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) adalah tahapan paling krusial dalam pembuatan RAB. Sebagai guru SMK DPIB, Bapak tentu tahu bahwa jika AHSP salah, maka seluruh nilai RAB akan meleset.Secara teknis, AHSP di Indonesia saat ini mengacu pada Permen PUPR No. 1 Tahun 2022. 

Berikut adalah langkah-langkah sistematis menyusun AHSP :

1. Identifikasi Item Pekerjaan
Sebelum menghitung, tentukan item pekerjaan yang akan dibuat analisanya. Contoh: Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Merah (per 1 m2).Satuan: Pastikan satuan volume sesuai standar (misal: m1, m2, m3, kg, atau ls).

2. Tentukan Komponen Dasar (Input Data)
AHSP terdiri dari tiga komponen biaya utama yang harus dikumpulkan datanya:
  • Harga Satuan Upah: Upah pekerja, tukang, kepala tukang, dan mandor (berdasarkan Standar Harga Satuan Regional/SHSR).
  • Harga Satuan Bahan: Harga material di lokasi pekerjaan (harga pasar atau harga standar pemda).
  • Harga Satuan Alat: Biaya sewa atau penyusutan alat yang digunakan (jika menggunakan alat berat/khusus).

3. Tentukan Koefisien (Analisa Teknis)
Koefisien adalah angka indeks yang menunjukkan kebutuhan sumber daya untuk menyelesaikan satu satuan pekerjaan.
Sumber Data: Gunakan tabel koefisien SNI (Permen PUPR). Contoh Koefisien 1 m2 Pasangan Bata (1:4) dibutuhkan :
  • Bata Merah: 70 buah
  • Semen: 11,5 kg
  • Pasir Pasang: 0,043 m3
  • Pekerja: 0,300 OH
  • Tukang: 0,100 OH

4. Perhitungan Biaya Tiap Komponen
Gunakan rumus dasar:

Total Biaya Komponen = Koefisien x Harga Satuan

Hitung Sub-Total A (Tenaga Kerja): Penjumlahan semua (Koefisien Tenaga x Upah).
Hitung Sub-Total B (Bahan): Penjumlahan semua (Koefisien Bahan x Harga Bahan).
Hitung Sub-Total C (Peralatan): Penjumlahan semua (Koefisien Alat x Harga Alat).

5. Menghitung Biaya Langsung (Hard Cost)
Jumlahkan ketiga sub-total tersebut:

Biaya Langsung = Sub-Total A + Sub-Total B + Sub-Total C

6. Menghitung Biaya Tidak Langsung (Overhead & Profit)Sesuai aturan pemerintah (Permen PUPR), biaya umum (overhead) dan keuntungan kontraktor biasanya dipatok maksimal 10% hingga 15% dari biaya langsung.Rumus: 

Overhead/Profit = 10% Biaya Langsung

7. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) Final
Langkah terakhir adalah menjumlahkan Biaya Langsung dengan Overhead/Profit.

HSP Final = Biaya Langsung + Overhead/Profit

Tips untuk Pengajaran di Kelas XII DPIB:
Gunakan Link Cell di Excel: Ingatkan siswa untuk tidak mengetik angka harga secara manual di tabel AHSP. 
Gunakan rumus =Link ke tabel "Daftar Harga Satuan Dasar" agar saat harga semen naik, seluruh AHSP dan RAB berubah otomatis.
Logika Koefisien: Jelaskan bahwa koefisien didapat dari penelitian produktivitas. Semakin besar koefisien tenaga, artinya pekerjaan tersebut semakin sulit atau lambat dikerjakan.
Pembulatan: Biasanya dalam AHSP, hasil akhir dibulatkan ke dua angka di belakang koma (rupiah terdekat).

Read More »
14 January | 0komentar

Analisa Harga Upah = OH (Orang Hari)

Analisa harga untuk upah OH (Orang Hari) adalah perhitungan biaya tenaga kerja dalam konstruksi yang didasarkan pada jumlah orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu satuan pekerjaan selama satu hari. OH merupakan koefisien yang menyatakan produktivitas tenaga kerja, yang menjadi standar dalam perhitungan AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan).

Definisi Penting OH (Orang Hari/Mandays): 
OH adalah singkatan dari Orang-Hari (dalam bahasa Inggris sering disebut Man-Day). 
Ini adalah satuan yang digunakan untuk mengukur produktivitas atau durasi kerja satu orang tenaga kerja dalam satu hari kerja standar (biasanya 7 atau 8 jam kerja) 

Artinya: 1 OH = 1 orang tenaga kerja bekerja selama 1 hari kerja (biasanya 8 jam).  

Contoh: Jika koefisien pekerja adalah 0,6 OH pada pemasangan dinding, artinya untuk menyelesaikan 1m2 dinding dibutuhkan 0,6 X 8 jam = 4,8 jam kerja oleh satu orang pekerja.

Komponen Analisa Upah (OH): 
  • Koefisien/Indeks Tenaga Kerja: Jumlah kebutuhan tenaga (misal: Pekerja, Tukang, Kepala Tukang, Mandor) per satuan pekerjaan (m³, m², m, kg). 
  • Harga Satuan Upah: Besar upah harian masing-masing tenaga kerja (Rp/Hari). 
  • Total Biaya Upah: Koefisien x Harga Satuan Upah. 

Jenis tenaga kerja biasanya terdiri dari: 
  • Pekerja 
  • Tukang 
  • Kepala Tukang 
  • Mandor
Dengan demikian, analisa OH digunakan untuk menghitung kebutuhan biaya upah tenaga kerja yang presisi agar sesuai dengan volume pekerjaan konstruksi.

Analisa harga upah OH (Orang Hari) merupakan metode penting dalam menghitung biaya tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Dengan memahami konsep OH, koefisien tenaga kerja, serta harga satuan upah, perencanaan anggaran proyek dapat dilakukan secara lebih tepat dan efisien. Metode ini juga menjadi bagian utama dalam penyusunan AHSP, sehingga wajib dipahami oleh kontraktor, estimator, maupun pelaku konstruksi lainnya.

Read More »
12 April | 0komentar

Analisa Harga Satuan Pekerjaan dan Manfaat RAB

Dalam industri konstruksi, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan dua elemen penting yang memainkan peran krusial dalam perencanaan, pengawasan, dan pengendalian biaya suatu proyek. AHSP dan RAB membantu memastikan bahwa proyek konstruksi dapat dilaksanakan secara efisien, sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan, serta memberikan panduan yang jelas bagi seluruh tim proyek. Artikel ini akan menguraikan secara mendalam tentang AHSP, RAB, serta pentingnya keduanya dalam manajemen proyek konstruksi.
AHSP adalah proses identifikasi, perhitungan, dan penentuan harga untuk setiap unit pekerjaan yang akan dilakukan dalam suatu proyek konstruksi. Tujuan utamanya adalah untuk menentukan harga yang realistis dan akurat untuk setiap item pekerjaan, termasuk bahan, tenaga kerja, peralatan, dan biaya overhead lainnya. AHSP membantu dalam menyusun anggaran proyek yang komprehensif serta memberikan landasan yang kuat untuk penawaran, kontrak, dan pemantauan biaya selama pelaksanaan proyek.

Komponen RAB 
1. Biaya Langsung 
Merupakan biaya yang secara langsung terkait dengan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, seperti bahan, tenaga kerja, dan peralatan. 
2. Biaya Tidak Langsung 
Merupakan biaya tambahan yang terjadi selama pelaksanaan proyek, seperti biaya overhead, biaya administrasi, dan keuntungan. 
3. Cadangan (Contingency) 
Merupakan alokasi tambahan untuk mengantisipasi risiko dan ketidakpastian yang mungkin terjadi selama pelaksanaan proyek. Cadangan biasanya disediakan sebagai persentase tertentu dari total biaya proyek. 

Manfaat RAB 
1. Pengendalian Biaya 
RAB membantu dalam mengendalikan biaya selama pelaksanaan proyek dengan memberikan perkiraan biaya yang jelas dan terperinci. 
2. Perencanaan Anggaran 
RAB memungkinkan perencanaan anggaran yang lebih baik dengan mengidentifikasi dan menetapkan biaya-biaya yang diperlukan sebelumnya. 
3. Penyusunan Jadwal 
RAB memberikan informasi tentang alokasi waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk setiap pekerjaan, yang membantu dalam menyusun jadwal proyek yang realistis. 
4. Dasar Negosiasi 
RAB dapat digunakan sebagai dasar untuk negosiasi kontrak dengan pihak ketiga, termasuk kontraktor dan pemasok. 

 Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dua alat yang penting dalam manajemen biaya proyek konstruksi. AHSP membantu dalam menentukan harga satuan yang akurat untuk setiap item pekerjaan, sedangkan RAB menyajikan perkiraan biaya total proyek berdasarkan hasil AHSP. Kedua dokumen ini menjadi dasar penting dalam perencanaan, pengawasan, dan pengendalian biaya selama seluruh siklus proyek konstruksi. Dengan menggunakan AHSP dan RAB secara efektif, pemangku kepentingan proyek dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan memastikan keberhasilan proyek sesuai dengan anggaran dan jadwal yang telah ditetapkan.

Read More »
19 January | 0komentar

Analisa Harga Pekerjaan Pasangan Dinding Batu Bata

Setelah diketahui kebutuhan material bahan dan kebutuhan upah maka langkah selanjutnya adalah menghitung harta satuan pekerjaan.Tentunya sebelumnya harus membaca dahulu tulisan saya tentang Menghitung Material Pasangan Dinding Batu Bata pada tulisan sebelumnya.
Kebutuhan untuk setiap material bahan /m2 atau /m3 nya untuk koefisien sesuai dengan yang ditetapkan dalam SNI pada tulisan ini dan tulisan sebelumnya.Demikian juga harga bahan dan upah adalah sesuai dengan standar berlaku di wilayah masing-masing biasanya ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum.
Berikut ini tabel daftar harga satuan untuk pekerjaan Pasangan Dinding Batu Bata.


















Setelah harga satuan pekerjaan kita dapatkan/ketahui maka tinggal mengalikan dengan volume pekerjaan didapatlah jumlah harga pekerjaan.

Jumlah harga pekerjaan = Volume Pekerjaan x Harga satuan


Read More »
12 October | 0komentar

Project Work EBK Semester Genap


Mata pelajaran EBK (Estimasi Biaya Konstruksi) Semester Genap. Menampilkan project work RAB dan menghitung jumlah kebutuhan bahan.

Pendahuluan 
Dalam dunia konstruksi, perencanaan biaya merupakan tahap yang sangat penting sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai. Pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi (EBK) semester genap, siswa dituntut untuk mampu menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) serta menghitung kebutuhan bahan secara tepat dan sistematis. Project work ini bertujuan untuk memberikan pemahaman nyata tentang bagaimana menghitung volume pekerjaan, menentukan kebutuhan material, serta menyusun anggaran biaya secara rinci.

Langkah kerja:
1. Download Analisa Harga satuan (RAB) bentuk File Excel di sini
2. Download Gambar Kerja di sini
3. Isilah table RAB (dalam File excel): vol, sat, Analisa, Harga Satuan, Jumlah Harga dan Total Harga


4. Hitung Volume Pekerjaan
5. Hitung Kebutuhan Material



Upload tugas di sini
Link Presensi PJJ Selasa, 14 April 2026

Read More »
12 April | 0komentar

Pembahasan Tugas 4



Lahan parkir seperti gambar! akan dipasangi paving block maka:
yang di hitung adalah luas bidang tersebut. dengan skema pembangian luas pada sketsa gambar dibawah ini.

Luas Bid. I          =  (10,79*22,50)/2                           =  121,39 M2
Luas Bid II          = (17,81 x 22,50) – (2,20 x 12,60)  =  373,005 M2
Luas Bid IV        =  (2,40 x 4,90)                                =    11,76 M2
Luas Bid V          =  (2,82 x 5,40)                               =    15,228 M2
JUMAH Luas                                                            =  521,383 M2



Analisa Harga satuan Pekerjaan Pemasangan Paving Block per meterpersegi.

Koefisien
Satuan
Uraian
Harga Satuan
Jumlah
1
m2
Paving Block Segi Enam (20 x 20 cm) tebal 8cm
dalam 1m2 terdapat 25 buah
             120.000
     120.000
0,1
m3
Pasir pasang
             275.000
       27.500
0,2
Org
Pekerja
               70.000
       14.000
0,3
Org
Tukang batu
               80.000
       24.000
0,03
Org
Kepala tukang batu
               90.000
        2.700
0,025
Org
Mandor
               90.000
        2.250
0,05
lot
Peralatan
               50.000
        2.500
JUMLAH
     192.950


A.BIAYA PEMASANGAN

    Luas bidang x Harga pemasangan permeterpersesi
   = 521,383 x  Rp. 192.950,-
   = Rp. 100.600.850,-


B. JUMLAH KEBUTUHAN PAVING

    25 X 521,383  = 13.035 Buah
                         

Read More »
06 September | 0komentar

Teknik Perancangan Gedung


A.Penetapan Lokasi
Penetapan lokasi gedung didahului oleh kegiatan verifikasi lokasi yaitu suatu kegiatan mengunjungi dan mempelajari kondisi dari potensi lokasi yang ada agar diperoleh lokasi gedung yang memenuhi persyaratan teknis edukatif dan konstruksi.
Penetapan lokasi gedung mempertimbangkan aspek makro dan mikro, antara lain :
Aspek Mikro yang perlu diperhatikan antara lain:
a.Aspek Teknis Lokasi
b.Aspek Utilitas lingkungan Lokasi
c.Aspek Penunjang Lokasi
d.Aspek Luasan dan Kesatuan Lokasi

B.Pekerjaan Perancangan Gedung
Penyusunan Pra Rancangan gedung meliputi:
1. Data perancangan, meliputi:
  1. Data tentang peraturan yang berlaku
  2. Peta situasi, yang menggambarkan letak lokasi dalam suatu lingkungan/wilayah dan pencapaian ke lokasi
  3. Data kondisi lingkungan sekitar lokasi
  4. .Data teknis lokasi, antara lain peta kontur
2. Konsep Dasar Perancangan
3. Pra Rancangan
a.Site plan
1)Site Plan merupakan rancangan penggunaan lokasi secara umum meliputi rancangan perletakan bangunan, infrastruktur, taman atau daerah hijau dan fasilitas pendidikan lainnya. Perletakan bangunan ditampilkan dalam bentuk blok plan yang dilengkapi dengan bird eye view / gambar prespektif
2)Potongan melebar dan memanjang yang menggambarkan potongan kontur (tinggi rendahnya permukaan lokasi) dan rancangan penggunaan lokasi dan perletakan bangunan diatasnya.
b.Pra rancangan
Meliputi Pra rancangan Denah, Tampak dan Potongan dan detail-detail prinsip
4.Perancangan Gambar Kerja / Working Drawing
Perancangan Gambar Kerja / Working Drawing meliputi perancangan Denah, Tampak dan Potongan dan detail-detail konstruksi untuk bangunan:
a. Bangunan Teori dan Laboratorium ilmu-ilmu dasar
b. Bangunan Praktik, laboratorium atau bengkel
c. Bangunan Administrasi
d. Bangunan Penunjang
e. Bangunan Asrama diperuntukan bagi lokasi / daerah tertentu


Khusus untuk Ruang-ruang praktik,laboratorium dan Bengkel
a. Dibuat dalam skala yang lebih besar (skala 1 : 100) serta dilengkapi dengan layout perabot dan peralatan
b. Dilengkapi dengan gambar utilitas bangunan meliputi instalasi listrik penerangan dan daya, gas, udara tekan, udara hisap dll
c. Dilengkapi dengan gambar rencana pengelolaan dan pengolahan limbah/hasil buangan

C.Penyusunan Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS)
1. Persyaratan umum

2. Persyaratan Administrasi

3. Persyaratan Teknis dan Spesifikasi Bahan Material


D.Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB)
1. Analisa Rencana Anggaran Biaya pelaksanaan pekerjaan

3. Analisa Harga satuan untuk pekerjaan dominan

4. Daftar Harga satuan

5. Daftar Upah Pekerja


E.Penyusunan Rencana Kerja
1. Metode pelaksanaan pekerjaan
2. Kebutuhan jenis dan jumlah tenaga kerja

3. Prakiraan waktu pelaksanaan dan alokasi tenaga kerja sesuai dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan (Pembuatan Kurva-S)


F.Hukum dan Perundangan
1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/Mts), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) berikut LAMPIRAN

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2006 Tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana

5. Keppres 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa dan Perubahannnya

6. Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: 332/kpts/m/2002 Tanggal 21 Agustus 2002 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.
7. Keputusan Menteri PU no. 441/KPTS/1998 tentang Persyaratan Teknis Bangunan Gedung

Dikutip dari: Materi Pelatihan Perencanaan Gedung Depdiknas oleh Ir.Edy Setiawan


Read More »
17 May | 2komentar

RAB Pemasangan Paving Block (EBK)

SITE PLAN Landscape Planning


Material yang banyak dipergunakan untuk perkerasan jalan, taman, dan juga halaman. Bentuk dan ukuran paving bermacam-macam, ada bentuk segi enam maupun segi empat. Ketebalan paving ada yang 6 cm, 8 cm, 10 cm, dst. Untuk jenis paving yang umum digunakan untuk perkerasan jalan adalah paving segi empat, sedangkan untuk halaman dan taman biasanya menggunakan paving segi enam. 

Tabel Harga Analisa Satuan Pekerjaan untuk Pemasangan luas 1m2, Paving block tebal 8 cm mutu K 175 , dengan menggunakan analisa SNI 2016.

Koefisien
Satuan
Uraian
Harga Satuan
Jumlah
1
m2
Paving Block Segi Enam (20 x 20 cm) tebal 8cm
dalam 1m2 terdapat 25 buah
             120.000
     120.000
0,1
m3
Pasir pasang
             275.000
       27.500
0,2
Org
Pekerja
               70.000
       14.000
0,3
Org
Tukang batu
               80.000
       24.000
0,03
Org
Kepala tukang batu
               90.000
        2.700
0,025
Org
Mandor
               90.000
        2.250
0,05
lot
Peralatan
               50.000
        2.500


JUMLAH

     192.950


Jadi besar Anggaran Biaya untuk pemasangan Paving Block adalah:

Jika diketahu luas yang akan dipasangi Paving Block adalah 235m2.

Maka besar biaya = Rp.192.950 x 235m2 = Rp. 45.343.250,-

 Soal
1. Tentukan berapa biaya pemasangan paving block pada pekerjaan gambar dibawah ini!
2. Tentukan berapa jumlah paving block yang dibutuhkan (dalam buah)!
   
TUGAS DISERAHKAN (TURN IN) KE Google Classroom!


Read More »
31 August | 2komentar