Assalamu'alaikum ! welcome to Media Pendidikan.| Contact | Register | Sign In
Showing posts sorted by relevance for query DENAH. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query DENAH. Sort by date Show all posts

Denah Rumah: Fungsi dan Manfaat


Denah adalah gambar yang akan menunjukkan letak tata ruang maupun lokasi dari suatu titik menuju ke titik berikutnya secara runtut dan baik. Denah juga didefinisikan sebagai tampak atas bangunan dengan potongan horizontal setinggi 1 m dengan level elevasi 0.00.

Fungsi Denah 
Denah juga kerap dipakai oleh seseorang guna menemukan tujuan tertentu. Dengan adanya denah, maka diharapkan lokasi tujuan bisa dengan mudahnya ditemukan. Adanya denah tentu akan membuat segalanya terasa lebih efisien. Bahkan adanya denah juga bisa bermanfaat untuk aktivitas lainnya, seperti: 
 
Fungsi ruangan 
Sirkulasi ruangan
Letak pintu maupun bukaan 
Dimensi ruangan 
Isi ruangan 
Fungsi ruangan seperti listrik, air, AC dan masih banyak lagi tentunya


Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Denah 
Fungsi bangunan 
Sebelum merencanakan sebuah denah kita perlu mengetahui, fungsi bangunan apa yang akan direncanakan denah nya,sehingga pola ruang – ruang dalam denah sesuai dengan apa yang di fungsikan atau fungsi bangunan tersebut. Karena masing – masing fungsi bangunan memiliki denah yang berbeda-beda. 
Kebutuhan ruang 
Menentukan ruang-ruang yang di butuhkan sesuai dengan fungsi ruang dan kebutuhan ruang yang akan direncanakan, sehingga tidak terjadi kekurangan ruang atau kelebihan ruang yang akan menjadi ruang negatif. 
Standar ruang 
Ruang-ruang yang di rencanakan harus sesuai dengan standar ruang.  Sehingga memenuhi standar keamanan,kenyamanan dan tidak melupakan estetika. Penggunaan standar ukuran juga tidak hanya di lihat dari standar ukuran ruang menurut buku arsitek jilid satu dan dua saja namun sesungguhnya standar ruang biasa nya di sesuaikan dengan standar kenyamanan pemilik karena biasanya standar kenyamanan masing-masing orang berbeda-beda.
Zoningan Ruang
Sirkulasi 
Perhatikan juga sirkulasi udara, karena dalam membuat denah perlu adanya perencanaan bukaan, seperti bukaan untuk sirkulasi udara atau pencahayaan sehingga ruangan akan memiliki tingkat kenyamanan dan kesehatan yang baik.



Cara Membaca 
Denah Berikut ini langkah-langkah atau cara membaca denah antara lain yaitu: 
Bacalah terlebih dahulu judul denah tersebut, biasanya letaknya di bagian tengah atas. 
Perhatikan keterangan-keterangan atau legenda yang menjelaskan simbol pada denah yang ada. 
Baca juga hubungan antara bagian denah, baik yang berupa jalan maupun berupa bangunan-bangunannya. 
Ajukan segala hal yang ingin kita ketahui dari denah tersebut. 
Baca juga keseluruhan isi dari denah untuk mencari jawaban atas berbagai pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan.

Read More »
07 May | 0komentar

Inspirasi Desain Rumah Minimalis

Kebutuhan atau Tren rumah minimalis yang modern masih tetap menjadi incaran dan keinginnan yang terus pada saat ini. Beberapa pilihan alasan berkaitan dengan keinginan konsumen memilih Rumah minimalis, karena beberapa alasan diantaranya, rumah inimalis memberikan kesan yang modern, bersih, namun sederhana. 
Kebutuhan akan tempat tinggal adalah kebutuhan pokok selain sandang dan pangan... hehe teringat SD ya (Sandang, Pangan dan Papan). Rumah sebagai kebutuhan pokok tentu harus direncanakan sedemikian rupa sehingga akan nyaman. Selain untuk berteduh, rumah adalah tempat keluarga berkumpul dan beristirahat. Banyak tipe dan model rumah yang diminati orang-orang. Salah satu yang paling populer saat ini adalah denah rumah minimalis. 
Dilangsir dari https://www.orami.co.id/ bahwa banyak kelebihan dari rumah berdesain minimalis, seperti penggunaan lahan yang optimal, harga yang relatif terjangkau, mudah dibersihkan dan dirawat. Rumah minimalis dapat berdiri di lahan yang sempit, tetapi setiap ruangnya dapat dimanfaatkan dengan baik. Mengingat harga lahan semakin tinggi di perkotaan, tentu memiliki rumah indah dengan lahan yang tidak terlalu luas menjadi pilihan bagi penghuni yang memiliki keluarga kecil.

Ciri-ciri desain rumah minimalis modern, antara lain: 
  • Kesederhanaan dalam bentuk dan fungsi 
  • Pelapisan dinding & pelapis dinding yang tidak rumit 
  • Ruang yang bersih, terbuka, dan dipenuhi cahaya 
  • Detail sederhana tanpa banyak dekorasi 
  • Penggunaan material yang strategis untuk minat visual, tekstur, dan kepribadian 
Ada banyak inspirasi denah rumah minimalis yang bisa digunakan untuk membangun rumah. Berikut adalah beberapa ide denah rumah minimalis yang dilansir dari https://www.orami.co.id.


1. Denah Rumah Minimalis Bata Ekspos
Inspirasi denah rumah minimalis yang belakangan ini juga populer diterapkan di area komersil, salah satunya adalah rumah yang memiliki desain bata ekspos. Desain bata ekspos ini memadukan antara desain rumah modern dan juga vintage. Bisa memadukan warna putih untuk dinding rumah dengan lantai kayu ringan dan bata ekspos untuk menciptakan rumah yang luas, menarik, dan minimalis. Arsitektur bata ekspos memiliki karakter yang khas. 
Dinding bata ekspos dapat hadir dalam berbagai warna dan tekstur yang sesuai dengan tema dekorasi yang berbeda. Mendesain bata ekspos pada beberapa bagian rumah seperti eksterior, ruang tamu, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi.
2. Ide Denah Rumah Minimalis Teras Kecil
Jika lahan terbatas tetapi tetap ingin memiliki teras untuk ruang bermain anak. Inspirasi denah rumah minimalis satu ini sangat cocok untuk diterapkan. Kiat bisa memilih untuk menaruh teras kecil di belakang rumah. Memiliki rumah dengan teras bisa dimanfaatkan sebagai tempat relaksasi bagi penghuni rumah. Dengan menambahkan beberapa tanaman hijau,  dapat menikmati untuk bersantai sambil menghirup udara segar. Untuk memberikan kesan luas antara ruang makan dengan teras,  bisa memisahkan bagian dalam teras menggunakan pintu kaca dua sisi dengan partisi berwarna hitam atau perak. 

 3. Ide Denah Rumah Minimalis 1 Lantai
Memiliki rumah 1 lantai dengan lahan yang tidak terlalu luas tentu merupakan tantangan sendiri untuk merancangnya karena keterbatasan lahan. Untuk itu, banyak yang memilih desain rumah minimalis untuk rumah 1 lantai, sebab rumah minimalis tidak membutuhkan banyak dekorasi ruangan dan memanfaatkan setiap ruangan yang ada. 
Denah rumah minimalis 1 lantai dengan 1 kamar tidur ini sangat cocok untuk keluarga kecil. Dengan memanfaatkan lahan kecil di bagian depan, dapat dimanfaatkan sebagai teras kecil sebelum memasuki rumah. Letak ruang tamu dan dapur yang tidak memiliki sekat, menambah kesan luas di dalam ruangan. Bisa menyisakan ruang belakang untuk dijadikan tempat penyimpanan sementara, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kamar tidur anak dengan kamar mandi yang berhubungan.

4. Ide Denah Rumah Minimalis Dengan Garasi

Inspirasi denah rumah minimalis yang ingin memiliki carport atau garasi pribadi. Garasi dapat diletakan pada bagian samping rumah, terpisah dengan pintu utama. Buat pintu kecil penghubung antara bagian dalam rumah dengan garasi tanpa harus masuk melalui pintu utama. 
Agar rumah terkesan lebih luas, sebaiknya tidak menggunakan sekat antara ruang tamu dengan ruang makan. Jika dibutuhkan, berilah sekat yang tidak terlalu menutupi isi ruangan. Misalnya saja dengan meletakkan lemari multimedia yang berfungsi sebagai sekat bayangan sekaligus tempat menaruh televisi dan dekorasi lainnya.
5. Ide Denah Rumah Minimalis Dengan Kolam Renang
Memiliki kolam renang tentu menjadi sumber kebahagiaan tersendiri, khususnya untuk anak-anak. Selain itu, hadirnya kolam renang dan taman kecil di belakang rumah juga dapat menjadi tempat relaksasi. Kolam renang dapat dengan memaksimalkan lahan di belakang rumah,  dan juga taman kecil yang terhubung dengan ruang santai keluarga. 
Untuk bagian kamar tidur, dapat membuat kamar tidur bersebelahan antara kamar tidur utama, dengan kamar tidur anak 1 dan dua, yang dihubungkan dengan koridor kecil di samping dapur.



Read More »
23 October | 0komentar

Istilah-Istilah Yang ada di Gambar Denah, FFL

Denah 2 Lantai, Type 86

Pada kali ini akan dibahas berkaitan dengan Gambar Denah. Gambar denah ini memberikan informasi yang banyak berkaitan dengan rumah/bangunan/struktur yang akan dibangun. Sehingga pada denah harus memiliki informasi yang lengkap terkait dengan informasi nama ruang, elevasi lantai, luas lantai.

Seperti halnya peta, pada dasarnya denah dibuat untuk dapat memudahkan penggunanya dalam melacak suatu lokasi. Jika peta memiliki cakupan wilayah yang lebih luas, maka denah hanya mencakupi daerah suatu bangunan saja. Fungsi denah sendiri mencakupi beberapa fungsi seperti di atas.

Berikut dibahas tentang istilah yang ada pada denah, seperti FFL, GL, CL dan sebagainya.


Keterangan :
- FFL : Finish Floor Level = Level Muka Lantai
- CH : Celling High = Tinggi Plafon
- GL : Ground Level = Muka Tanah Asli (MTA) 


Seperti yang kita tahu, denah adalah gambar tampak atas bangunan yang seolah-olah dipotong secara horizontal setinggi 1m dari ketinggian 0.00, atau permukaan tanah bangunan tersebut. 
 Dan berikut standarisasi gambar denah: 
 -Ketinggian permukaan ruang. 
 -Nama ruangan. 
 -Notasi outline proyeksi atap/lantai di atasnya yang bidangnya lebih besar (misalnya ada balkon) berupa garis putus‐putus. 
 -Notasi gambar potongan. 
 -Notasi arah bukaan pintu. 
 -Notasi tangga dan ramp jika ada 
 -Notasi proyeksi batas ruang kosong atau void 
 -Dimensi horizontal dan dimensi vertikal 
 -Arah Utara 
 -Judul Gambar

Read More »
05 October | 0komentar

Denah Rumah: Membayangkan Luas Dan Tata Letak Ruang


Ketika ingin membeli rumah baru, Anda mungkin sudah mengumpulkan beberapa lembar brosur proyek, yang dilengkapi oleh beberapa gambar denah area rumah. Namun, tidak semua orang memahami cara terbaik untuk membayangkan luas dan tata letak ruang secara benar. Membaca denah proyek memang bukan hal yang mudah. Dilansir dari rumah.com berikut akan disajikan beberapa tips mudah untuk membaca denah dengan benar. Ada beberapa kiat yang bisa kita gunakan seperti berikut: 

1. Membayangkan masuk ke area rumah 
Membayangkan langkah kita masuk kedalamnya, melalui pintu depan rumah. Apakah pemandangannya terlihat bagus dari sisi pintu masuk ke dalam? Denah rumah yang baik seharusnya memberikan pandangan pertama yang praktis dan rapih. 
Pada beberapa rumah baru, ruang pertama yang menyambut adalah foyer atau ruang tunggu tamu. Selanjutnya perhatikan apakah celah dinding menuju ruang selanjutnya menampilkan ruang yang cukup luas atau malah menghadap langsung ke ruang pribadi seperti dapur atau kamar mandi. 

2.Berjalan di sekitar denah 
Gunakan kedua jari (telunjuk dan tengah) Anda untuk menelusuri denah rencana. Visualisasikan bagaimana Anda akan menjalani aktivitas sehari-hari di dalam rumah. Rumah yang baik seharusnya memiliki pemisah antara ruang publik, ruang privat dan ruang intim. 
Sebagai contoh, kalau ruang kamar tidur utama terletak di lantai pertama, maka pintu masuknya tidak boleh terletak di ruang tamu, ruang makan atau pintu masuk. 
Bayangkan langit-langit yang tinggi, garis pandang dan koridor di dalam ruangan. Apakah jendelanya cukup untuk memperluas tampilan dari luar dan memberi ruang masuk bagi cahaya matahari? 
Rumah Anda akan terlihat bagus jika pandangan dari dalam ruangan terlihat lebar sehingga terasa lebih luas dari aslinya.

3. Periksa sirkulasi gerak 
Coba bayangkan apakah rumah Anda memliki jalur gerak yang nyaman? Apakah mudah mengambil bahan makanan dari garasi ke dapur? Apakah ruang makan nyaman diletakkan di sebelah dapur? Dan apakah ada akses yang mudah dari ruang sarapan ke ruang tidur? Pastikan alur denahnya tidak terkesan sempit dengan adanya lorong yang menghabiskan luas bangunan. 
Perhatikan lokasi tangga. Tangga yang berada di depan dapat mengesankan desain yang impresif. Sementara kalau letaknya ada di belakang, maka Anda dengan mudah bisa mengakses kamar tidur ke ruang keluarga. 

4.Fokus pada ruang keluarga 
Ruang keluarga sebagai ruang aktivitas sehari-hari, dalam arti kita biasanya lebih banyak melakukan aktivitas di ruang ini. Karena di ruangan ini sering menjadi area bersantai dan hiburan bagi keluarga dan lokasinya juga relatif dekat dari dapur. Jadi sangat penting bagi Anda membuat ruang keluarga menjadi terkesan luas, sehingga Anda dan keluarga akan merasa nyaman berkumpul bersama. 
Anda juga harus mengetahui selera desain dan gaya furnitur yang disukai. Apakah tergolong desain kontemporer, formal atau bahkan desain denah tradisional? 
Tren yang sedang berkembang belakangan ini adalah ruangan yang diisi oleh perabot kasual dan sekat dinding rendah untuk membatasi satu ruang ke ruangan yang lain. Akan tetapi, desain tetap dikembalikan dengan selera Anda. Misalnya, Anda harus tau persis bagaimana letak dapur dari area aktivitas sehari-hari. Apakah ingin dibatasi oleh sekat pembatas, atau justru, dibiarkan terbuka?

5.Jangan abaikan kamar tidur 
Jika Anda memiliki anak kecil, mungkin Anda berencana membuat ruangan tidur khusus bagi mereka, namun letaknya dekat dengan kamar tidur utama. Oleh karena itu penting untuk memperhatikan letak kamar tidur. Kemudian jika terdapat kamar mandi di dalam kamar tidur utama, perhatikan apakah pintunya di desain tertutup atau terbuka setengah. Ini sangat penting bagi Anda yang membutuhkan privasi. 

6.Periksa dimensi setiap ruangan 
Biasanya denah dilengkapi dengan dimensi ruang yang skalanya diperkecil. Anda harus membayangkan dengan jelas bagaimana perabot kesayangan Anda bisa muat di setiap ruangan. Misalnya Anda ingin mengisi kamar tidur dengan lemari besar, atau ruang keluarga dengan televisi 32-40 inch. Pastikan semua perabot tersebut bisa diletakkan dan terlihat proporsional. 

7. Perhatikan area penting 
Selain dapur, dua area yang paling banyak diperhatikan oleh para pembeli rumah baru adalah ruang jemur dan pintu masuk dari garasi. Beberapa orang ada yang menyukai ruang jemur di lantai satu, namun ada juga yang lebih suka di lantai atas, bersebelahan dengan mesin cuci dan tempat pakaian kotor disimpan. 
Mana yang Anda sukai? Kemudian, apakah dari garasi atau carport terdapat akses mudah menuju dapur. Tentunya setelah berbelanja banyak barang groceries Anda ingin memindahkan barang-barang dengan mudah dan cepat.


Read More »
27 October | 0komentar

Tutorial Menggambar Denah Pos Kampling (Bagian 1)

 Bismillahirrohmannirohim. Pada postingan kali ini mencoba berbagi tutorial menggambar denah step by step. Pada kali ini akan dibahas menggambar denah pos kampling dengan ukuran 3x2 meter. Membahas Denah, Rencana Atap, Tampak Depan, Tampak samping dan Potongan. Pada kali ini akan dibahas menggambar denah menggunakan Aplikasi AutoCAD.

Langkah-langkahnya:

Pertama buka program AutoCAD : 

Pada Desktop < Klik 2X Ikon AutoCAD 


Maka akan terbuka Tampilan pertama AutoCAD dibawah ini.


Berikutnya untuk memulai (membuat dokumen baru) Pilih menubar File dan pilih New.

Maka akan terbuka jendela baru untuk menentukan Template Gambar yang digunakan. pilih saja/ tentukan dengan menggunakan acadiso, klik acadiso terus open. Kenapa dipilh template acadiso? Karena pada template ini sudah diatur seperti units sudah ditentukan milimeter untuk satuannya dengan type desimal. Sehingga kita tidak perlu mengaturnya lagi.
Setelah klik open maka akan menuju pada layar gambar.

Keterangan dapat dilihat dilink berikut, User interface AutoCAD 

Langkah berikutnya, simpan dokumen gambar

File < save As < Temtukan Folder < Nama File < Save


Berikutnya Membuat Layer: 

Masuk Pada Menu Home < Klik Layer Properties 


Muncul jendela berikut:


Isikan Layer seperti yang gambar (Minimal). Untuk menambah layer Klik New Layer diatas. Ganti Warna, Linetype dan Lineweight. Ikuti Video berikut.



Untuk menutup Layer, Klik tanda silang (X) pada sisi sebelah kiri atas dari jendela layer.

Langkah berikutnya adalah menggambar As Denah Pos Kampling.

Pertama aktifkan layer As.

Yaitu dengan Klik Segitiga yang berada di sisi kanan Layer pada gambar dibawah ini pada posisi No.1. Kemudian pilih Layer As, Pada posisi no.2.

Langkah berikutnya Mulai menggambar Garis.

Klik Line < Klik sembarang < Arahkan kursor kearah atas < ketik 3000 enter < arahkan kursor ke kanan ketik 2000 enter < arahkan kursor kearah bawah < ketik 3000 enter , Arahkan kursor kearah kiri ketik 2000 enter 2X.

Sebelum melakukan kegiatan diatas pastikan Ortho pada kondisi On.


Ikuti Seterusnya di Canal Youtube

DENAH POS RONDA



PRESENSI APLPIG 


Read More »
24 August | 15komentar

Pembangunan Rumah Dengan Sistem Rumah Tumbuh

Istilah rumah tumbuh adalah berkaitan dengan tahapan pembangunan. Ada beberapa alasan tahapan tersebut tetapi yang terjelas adalah berkaitan dengan dana.
Istilah ini hanya berlaku bagi kelas menengah kebawah.Untuk kalangan the have jelas tidak usah berpikir panjang melakukan pembangunan rumah secara bertahap. Jelas sekali bahwa pembangunan rumah atau mungkin rehab rumah yang melihat pada penambahan ruangan atau perbaikan berkelanjutan jelas karena terkendala masalah uang.
Berikut beberapa tips berkaitan dengan pembangunan atau rehab rumah yang bertahap/ tumbuh:
1. Ada rencana pengembangan misal gambaran ruang baru.Atau lebih baik sudah didesain sebuah rumah jadi.
2. Perhatikan berkaitan dengan beton, misalkan dak, kolom dan balok. Ini yang sangat penting diperhatikan kaitan berkelanjutannya. sehingga tidak membongkarnya.
3. Untuk beton, dak/plat, kolom dan balok perlu dibuat stek, tulangan dibiarkan tidak dicor semua.
Gambar dari:http://sarastiana.blogspot.com
tips membangun rumah tumbuh yang bukan hanya sesuai kebutuhan, ketersediaan dana, tapi juga sesuai prinsip estetika bangunan:

1. Tentukan konsep rumah tumbuh sesuai luas lahan 
Bila sudah mantap membangun rumah tumbuh, pemilik rumah sebaiknya menentukan ke arah mana rumah tumbuh akan dibangun. Apakah ke atas (rumah bertingkat) atau ke samping? Bila lahan untuk mendirikan rumah tidak terlalu luas, pilihan menambah satu atau dua lantai ke atas adalah yang paling mungkin dilakukan. Sedangkan pengembangan rumah ke arah vertikal bisa dilakukan bila lahan yang tersedia cukup luas (misalnya lebih dari 90 meter persegi). 
Meski demikian, perlu diperhatikan juga agar pengembangan rumah nantinya tidak mengubah kondisi yang sudah ada, misalnya taman, teras, atau ruang terbuka lainnya. Renovasi atau pengembangan rumah juga sebaiknya tidak memaksa pemilik rumah mengubah elemen lain seperti sistem pencahayaan dan ventilasi rumah. Pengubahan elemen-elemen kecil semacam ini bukan hanya akan menambah pengeluaran, tapi juga waktu pengembangan rumah.

2. Perencanaan denah, pondasi, dan saluran air rumah tumbuh 
Setelah mengetahui orientasi arah rumah tumbuh, ide itu sebaiknya diwujudkan dalam bentuk denah. Denah rumah sebaiknya dirancang dengan orientasi penambahan ruang tanpa banyak mengubah denah awal, karena denah nantinya juga menjadi acuan pengurusan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). IMB wajib dimiliki pemilik rumah sebelum melakukan pembangunan, bahkan untuk renovasi rumah di atas lahan sendiri pun perlu dibuat IMB baru. 
Dalam IMB rumah tumbuh luas rumah yang direncanakan bisa dicantumkan, sehingga tidak menyulitkan pemilik rumah di tahap pembangunan selanjutnya. Skala prioritas juga akan menjadi pedoman dalam membangun pondasi rumah tumbuh, baik untuk mengembangkan rumah secara horizontal maupun vertikal. 
Bila pembangunan rumah tumbuh berorientasi ke samping atau horizontal, tulangan struktur sebaiknya mengarah ke luar agar memudahkan struktur bisa disambung pada tahap pembangunan di masa mendatang. Sedangkan bila rumah tumbuh akan dikembangkan ke atas atau vertikal, pondasi maupun kolom sebaiknya dibuat agar mampu menahan beban bangunan dua lantai (atau lebih). Dengan cara ini, pemilik rumah bisa menghemat biaya penyuntikkan beton yang normalnya dilakukan untuk memperkuat struktur bangunan awal.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah, volume air buangan akan bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah ruangan. Penambahan kamar mandi, dapur, atau luas atap akan membuat volume air kotor dan air hujan membesar. Bila sudah berencana membangun rumah tumbuh, sebaiknya instalasi pipa air kotor yang dipasang di bawah rumah menggunakan pipa berukuran besar atau layak untuk menampung air kotor rumah dengan luas yang sudah direncanakan sejak awal.

3. Tentukan Bagian yang dibangun untuk perencanaan Pembangunan Berikutnya
Hal ini penting karena dengan menentukan bagian-bagian yang dibangun saat ini (sesuai dengan bagdet Tentunya). Rumah sudah bisa di huni. Sehingga menekan biaya kontrak rumah. Dan pada saat pembangunan berikutnya sebisa mungkin rumah masih kita tinggali.



Read More »
02 December | 0komentar

Perencanaan Desain Interior Kamar Tidur Utama




TUJUAN 
Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah tatanan interior ruang tidur utama yang dapat memenuhi kebutuhan pemakai ruang dalam melakukan aktivitas istirahat, menyimpan, bekerja dalam ruang, dan berhias, dengan pertimbangan efisiensi, efektivitas, keamanan, dan kenyamanan.

DATA FISIK 
a. Site Plan (Gambaran mengenai Denah lokasi rumah dengan skala 1:100 atau 1:200)

b. Denah Rumah 
Denah kosong keseluruhan rumah digambarkan dalam skala 1:100. (bisa tempelkan gambar denah asli)


c. Denah Kamar Tidur (Gambarkan dalam Skala 1:50)

DATA PENGHUNI
Jumlah : 2 orang 
Umur : Bapak : 45 tahun 
Ibu : 38 tahun 
Pekerjaan : 
Bapak : Pegawai BUMN 
Ibu : Dosen 

Hobi yang dikerjakan di dalam kamar : membaca 
Warna Favorit : kuning, hijau 

KEINGINAN KLIEN 
  • Pemanfaatan ruang seoptimal mungkin 
  • Aktivitas bekerja, bersantai, beristirahat dan hobi terakomodasi 
  • Suasana ruang yang hangat dan nyaman 
  • Gaya yang diinginkan : KONTEMPORER 

UPAYA PENCAPAIAN 
  • Memenuhi keinginan klien seoptimal mungkin 
  • Klien dapat merasakan kenyamanan dan kehangatan dengan pengolahan elemen pembentuk ruang, tata kondisi dan pemilihan warna yang menunjang.
  •  Aktivitas istirahat, belajar, bekerja dan mengerjakan hobi dapat terakomodasi dengan pengolahan zoning, sirkulasi dan tata letak perabot yang tepat.
AKTIVITAS PENGHUNI DAN FASILITAS DI RUANG TIDUR 
 Tidur Tempat tidur 
 Menyimpan Pakaian Almari Pakaian 
 Berhias Meja Rias 
 Bekerja/membaca Meja Kerja 
 Bersantai Permadani

PENGADAAN PERABOT 
 Pesan sesuai desain diinginkan 

SIRKULASI/ARUS KEGIATAN 
Pertimbangan: Arus antar kegiatan yang berhubungan langsung harus lancar , efisien dan tidak terhalang. Masuk< berganti pakaian/berpakaian < bekerja < tidur < keluar

ZONING RUANG
Pertimbangan: 
Sedapat mungkin almari pakaian dekat dengan meja rias. 
Tempat tidur sebagai pusat kegiatan bisa dicapai dengan mudah dari segala arah. 
Posisi tempat tidur diusahakan tidak berhadapan langsung dengan pintu masuk 
Posisi meja kerja diusahakan dekat jendela untuk memanfaatkan pencahayaan alami


Keterangan: 1. Tempat tidur 3. Meja kerja 5. Meja rias 2. Almari Pakaian 4. Nakas (furnitur berupa meja atau lemari kecil yang diletakkan di sisi ranjang)



Read More »
10 April | 0komentar

Fitur XClip pada AutoCAD, Untuk Buat Rencana Lantai

XClip adalah perintah untuk menampilkan bagian tertentu (detail,misalnya) tanpa menghapus bagian yang lainnya.

Saat akan membuat rencana lantai

Langkah-langkahnya:

1. Buat keramik dengan ukuran misalkan 40x40 cm

2. Buat dengan perintah Array:

   a. Rectangle 40,40 enter

   b. Klik Array

    c. Isikan seperti berikut


   d. Perbesar array tersebut sehingga menutupi denah/ sesuai dengan yang dibutuhkan


Sehingga seperti gambar dibawah ini. 


Pindahkan rencana lantai itu di denah. (sesuaikan rencana lantai tersebut sesuai dengan pemasangan lantai, misal paskan di pintu depan. Seperti berikut.


Langkah-langkah membuat Denah lantai dengan XClip:

1. Ketik XC

2. Klik obyek lantai yang sudah dipindah di denah, Enter

3. Klik New Boundary

4. klik Polygon

5. Klik di ujung-unjung denah, sesuai dengan lantai yang akan menggunakan lantai itu.

(Mulai dari awal, kembali ke titik awal) 

6. Enter.




  


Read More »
07 November | 0komentar

Pemahaman Tentang Gambar Potongan

Pengertian 
Secara umum gambar potongan merupakan tampilan irisan/potongan/section bangunan atau denah yang memuat informasi mengenai dimensi/ukuran dan spesfikasi teknis bangunan rumah. Ukuran yang dimaksud adalah informasi elevasi/tinggi bangunan, kedalaman fondasi, tinggi kusen, dan lainnya. 
Sedangkan spesifikasi teknis menyangkut informasi bahan dan material yang digunakan. 

Fungsi Gambar potongan 
sangat penting untuk menunjukkan prinsip struktur bangunan, kedudukan elemen bangunan, konstruksi dan bentukan, ukuran, dan juga bahan yang dipakai dalam bangunan, serta dapat pula menunjukkan kaitan dengan sistem bangunan. Keseluruhannya, otongan dibuat dengan tujuan memperlihatkan: 
Sistem struktur dan elemennya 
Konstruksi antar elemen sistem struktur 
Konstruksi inter elemen struktur 
Bahan bangunan 
Ukuran dan satuan 
Konstruksi ruangan bangunan 
Sistem bangunan 

Ketentuan 
Saat membuat gambar potongan, kita harus memerhatikan segala ketentuannya, antara lain: 
  1. Potongan gambar harus vertikal dengan pandangan horisontal. 
  2. Bagian yang dipotong dalam bangunan ditunjukkan dengan garis terputus-putus yang menunjukkan letak dan arah pandangan dalam potongan pada denah setiap lantai bangunan. 
  3. Potongan diletakkan pada bagian-bagian yang memerlukan penjelasan lebih rinci yang dapat menunjukkan prinsip bangunan secara keseluruhan. 
  4. Bagian yang terpotong digaris tebal dengan notasi material bila merupakan gambar kerja. 

Cara Penarapan 

Keterangan: tanda garis putus-putus menandakan daerah yang dipotong sehingga menghasilkan potongan bangunan dan arah melihatnya

Potongan I-I

Jenis Potongan

Potongan Arsitektural
Potongan hanya dimaksudkan untuk menunjukkan salah satu aspek saja dalam bangunan. Untuk menghindari gambar yang lebih rumit atau untuk menghindari kesalahpahaman antara pendesign dengan pihak lain terutama produsen dan klien, gambar potongan hanya memberikan satu informasi saja. Potongan ruang yang hanya menunjukan bentuk dan suasana ruang biasanya dapat digambar dengan menggunakan metode potongan tertentu seperti potongan tiga dimensi atau potongan perspektif atau axonometri. Potongan ini lebih bersifat arsitektural karena belum dapat dipakai sebagai gambar pelaksanaan di lapangan. Gambar potongan sejenis ini lebih ditujukan untuk kepentingan pencarian gagasan atau presentasi. 

Potongan Struktural (Potongan Konstruksi) 
Fungsi utama gambar potongan lengkap pada bangunan adalah untuk menunjukkan prinsip struktur secara jelas. Karena gambar potongan harus menunjukkan posisi sistem dengan lengkap, maka sekalipun bagian bangunan tersebut terdapat pada bagian belakang pandangan, elemen tersebut tetap akan digambar. Begitu juga dengan elemen yang berada secara tidak langsung pada garis potongnya pada denah, jika merupakan bagian utama dari sistem struktur, seperti fondasi, kolom, balok, kuda-kuda tetap diperlihatkan dalam potongan. Garis potong pada denah lebih ditujukan untuk menunjukkan posisi ruang dan bukan pada posisi elemen atau sistem. 

Potongan Detail 
Potongan juga diperlukan untuk memperjelas detail konstruksi bangunan tertentu. Potongan detail ini sifatnya lebih teknis dan akan dipergunakan secara langsung baik sebagai pedoman pelaksanaan ataupun sebagai pedoman untuk memprakirakan harga bangunan (RAB) karena perhitungan baik jenis bahan ataupun ukurannya beserta posisinya baru dapat dihitung jika dengan gambar jelas. 
Dengan demikian gambar detail ini sangat diperlukan pada setiap bagian dalam bangunan dengan sangat jelas beserta notasi ketentuan bahan dan ukuran untuk dapat dilaksanakannya bangunan dengan benar. Potongan detail dalam satu rangkaian konstruksi juga dapat digambarkan secara sekaligus. Potongan ini biasanya disebut dengan potongan prinsip yang akan menunjukkan dengan jelas prinsip-prinsip dalam satu bagian atau elemen bangunan seperti potongan pada area kamar mandi dengan shaftnya, potongan pada bagian atap bangunan beserta konstruksi pelengkapnya seperti talang dan bubungan, potongan pada dinding luar bangunan yang berkaitan dengan tritis serta kanopi dan sebagainya.

Read More »
29 September | 0komentar

Memasukan Variasi di Gambar Denah

Gambar denah rumah tanpa gambar variasi (pendukung) seperti kursi,sofa,tempat tidur,wastafel,taman maka akan kurang menarik.Berkut ini cara menambahkan gambar pendukung denah tadi. Untuk gambar dengan menggunakan program AutoCAD 2008.Caranya sangat simpel.
Tekan tombol ctrl (contrl) dan tombol angka 2,sehingga muncul gambar berikut:

Untuk gambar denah biasanya lebih banyak di design center.Tinggal klik dan drag ke area gambar.Kemudian jika terlalu besar maka tinggal diatur dengan menggunakan scala.

Read More »
30 August | 0komentar

Membuat Layer Untuk Menggambar Denah

Membuat Denah dengan menggunakan Aplikasi AutoCAD. Step by step untuk memulai menggambar  denah. Dibawah ini juga dilampirkan Tugas berkaitan dengan video tersebut.


Read More »
07 February | 9komentar

Gambar Denah 2D AutoCAD Dengan Multiline

Banyak cara menuju roma begitu pepatah berlaku juga untuk menggambar denah dengan bantuan AutoCAD. Setelah pada tulisan terdahulu saya menulis cara cepat menggambar denah di Media Pendidikan ini.
Langsung ke tempat kejadian penggambaran (TKP):
Menggambar denah menggunakan multiline 

1. Langkah pertama adalah menggambar garis AS.

2. Klik Draw < pilih Multiline

3. Specify start point or [Justification/Scale/STyle]: Ketik J enter
4. Enter justification type [Top/Zero/Bottom] <zero>:  ketik z enter
5. Specify start point or [Justification/Scale/STyle]:  ketik s enter
6. Enter mline scale <0000> : ketik 0.15 (tergantung penulisan satuan awalnya,menggunakan meter,centimeter atau mm).
7. Klik di garis AS mulai dari ujung.





Read More »
10 February | 2komentar

Perencanaan Arsitektur untuk permohonan IMB

 Perencanaan Arsitektur untuk permohonan IMB telah distandarisasi, meskipun setiap Pemda memiliki kebijakan yang berbeda terkait dengan Pedoman Gambar.

Beberapa berkaitan dengan diantaranya adalah

  • Desain rencana harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang tertera pada KRK (Ketetapan Rencana Kota). 
  • Gambar perencanaan terdiri dari Denah, Tampak, Potongan, Detail Sumur Resapan,Detail IPAL, Rencana Pagar dan Peta Situasi. 
  • Seluruh gambar dibuat menggunakan perangkat lunak AutoCAD dan disimpan dalam format .dwg versi 2000 kedalam softcopy CD yang dilampirkan dalam berkas permohonanan IMB. 
  • Gambar dicetak kedalam blueprint rangkap 6 (enam) dengan ukuran kertas antara A3 - A0 yang disesuaikan dengan kebutuhan gambar perencanaan dan dapat dilakukan penyesuaian ukuran kertas kearah memanjang (horizontal).
Gambar Denah

Gambar denah berskala 1:100 atau menyesuaikan dengan keperluan dan digambar pada skala 1:1 pada CAD. Dalam denah harus mencakupi informasi : 
  1. Tata ruang, dinding, pintu, jendela, pagar dan fungsi masing - masing ruang; 
  2.  Area Core struktur (Void) dan tangga; 
  3. Notasi arsiran untuk dinding, area kamar mandi, teras, perkerasan (paving untuk parkiran) dan rumput/pohon pada daerah terbuka hijau; 
  4. Rencana penempatan sumur resapan dan IPAL (Instalasi Pengeolaan Air Limbah); 
  5. Informasi ketinggian/elevasi pada tiap - tiap ruangan.
GAMBAR POTONGAN

Gambar potongan berskala 1:100 atau menyesuaikan dengan keperluan dan digambar pada skala 1:1 pada CAD, namun skala yang berbeda dapat digunakan bila diperlukan. Gambar potongan dibuat minimal 2 gambar yaitu arah memanjang dan melintang bangunan. 
Dalam gambar potongan tapak harus mencakup informasi: 
  • Elevasi bangunan setiap yang menunjukan ketinggian bangunan; 
  • Informasi nama lantai yang berada di atas tanah menggunakan penamaan Lantai 1,2,3; 
  • Ketinggian bangunan merupakan elemen struktur bangunan ditambah fungsi utilitas diatasnya; Hubungan bangunan dengan lahan dan elevasi jalan; 
  • Menunjukan potongan bangunan dari lantai paling bawah sampai atap bangunan.

TAMPAK

Gambar tampak berskala 1:100 atau menyesuaikan dengan keperluan dan digambar pada skala 1:1 pada CAD, namun skala yang berbeda dapat digunakan bila diperlukan. Gambar tampak dibuat minimal 2 gambar yaitu tampak depan/belakang dan salah satu sisi bangunan. Dalam gambar tampak harus terlihat jelas bentuk dan elemen bangunan yang dapat terlihat dari sisi - sisi luar bangunan tersebut.


SITE PLAN
Gambar peta situasi berskala 1:1000 atau menyesuaikan dengan keperluan dan digambar pada skala 1:1 pada CAD. Gambar rencana situasi bisa juga diambil dari gambar Ketetapan Rencana Kota (KRK). Dalam gambar peta situasi harus mencakupi informasi: 1. Bentuk lahan, dimensi, orientasi (arah utara) dan baras lahan; 2. Memperlihatkan garis dan dimensi GSB, GSS dan GSJ; 3. Jalan dan draninase/saluran; 4. Kondisi lahan di sekitar perencanaan.


Beberapa Ketentuan lain dapat dibuka pada link dibawah ini:
1. Detail Sumur resapan
2. Gambar detail instalasi pengolahan air limbah
3. Gambar rencana pagar 


Read More »
01 December | 0komentar

Kedudukan Gambar Teknik dan Fungsinya

Gambar berfungsi sangat fital sekali dalam sebuah perencanaan pembangunan sebuah rumah,gedung, dan instalasi lainnya.

Kedudukan gambar teknik 
Menggambar teknik merupakan hal atau cara yang digunakan untuk menuangkan ide perencanaan dan pelaksanaan oleh pihak terkait Gambar teknik dapat disebut juga bahasa teknik yaitu sebagai media inforrnasi berupa gambar, notasl, simbol, serta keterangan-keterangan secara akurat. Syarat utama dari gambar teknik adalah presisi, skalatis, rapi, terstruktur, dan harus berdasarkan standardisasi gambar teknik yang berlaku. 

Fungsi- gambar teknik 
  1. Penyampai informasi Gambar teknik meneruskan maksud desainer atau perencana kepada orang yang bersangkutan dengan proses pembuatan, perneriksaan perakitan, dan lain-Iainnya secara tepat.
  2. Bahan referensi dan informasi Gambar teknik yang sudah diarsip kemungkinan dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk rencana pengembangan atau rnodiflkasi di kemudian hari, sehingga diperlukan penomoran arsip dan dlperhatikan cara penyimpanannya. 
  3. Peningkatan daya berpikir Konsep awal yang telah dituangkan dalam bentuk gambar kemudian dievaluasi dan diteliti lagi. Proses ini dilakukan berulang-ulang agar diperoleh konsep atau gambar teknik sempurna. 

Standardisasi Gambar Teknik 
Gambar teknik memerlukan standardisasi, artinya bahasa teknik harus sarna aturannya antar pihak pelaku konstruksi yang satu dengan yang lain sehingga dapat dimengerti oleh pihak terkait tersebut. Standardlsasl gambar teknik merupakan penyatuan lambangfsimbol secara nasi anal maupun internasianal. Secara nasional, standar yang digunakan adalah SNI (Standar Nasionallndonesia), sedangkan standar yang digunakan secara internasianal adalah ISO (lntemational Standard Organization)

Gambar Teknik Bangunan 
1. Perencanaan gambar 
Sebelum melaksanakan penggambaran suatu bangunan, sebaiknya kita harus terlebih dahulu mengetahui dasar-dasar darl perancangan sehingga apa yang akan digambar sesuai dengan yang dimaksudkan. 
Hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam merancang adalah:
a. Fungsi bangunan Dalam merancang suatu bangunan, tentu saja tidak akan terlepas dari fungsi bangunan itu sendlri, Penampilan dan karakter antara bangunan satu dengan lainnya tentu berbeda,karena setiap bangunan mempunyai persyaratan masing-masing. , 
b. Kekuatan konstruksi 
Di sini yang utama dalam bangunan adalah harus kuat atau tidak mudah robah. Adapun pemakaian sistem strukturnya tergantung juga dari perancang itu sendiri. Untuk itu, dalarn menggambar bangunan, perlu pengetahuan tentang hal-hal standar konstruksi karena sangat diperlukan dalam penyelesaian menggambar. 
c. Keindahan (estetika) dan bentuk bangunan 
Estetika dl sini menyangkut segi arsitektur, sehingga keindahan di sini harus menyesuaikan diri dengan tujuan/ fungsi di samping konstruksinya. Keindahan tidak boleh berdiri sendiri tanpa mengindahkan atau mempertimbangkan faktorfaktor lainnya. Hasil akhir dari penggambaran bangunan tidak hanya indah dipandang, tetapi apakah banqunan tersebut kalau sfigunakan bertungsi sesuai dengan tujuan dan harapan penghuninya. 

2. Pelaksanaan gambar 
Pelaksanaan gambar konstruksi, balk dalarn tahap perencanaan ataupun pelaksanaan, perlu memperhatikan hal-hal berikut. 
a. Akurat Setiap ukuran/dimensi harus akurat. Minimal ukuran dalam bilangan bulat, minimal- angka desimal dua angka di belakang kama. Skala harus disesuaikan dengan ketentuan gambar teknik serta ukuran benda yang akan digambar. Bila menggunakan peralatan manual, gunakan peralatan yang balk, misalnya dari segikelurusan permukaan periqqarls. 
b. Jelas Dalam menggambar arsiran, notasi, sirnbol, danlegenda dengan metode konvensional/manual, tebal tipis garis, arsiran, atau bentuk-bentuk sirnbol material harus jelas. Setiap akan menggambar, periksa kelengkapan dan kondisi ala!. Sila sudah kurang layak, sebaiknya diganti, atau perbaiki lebih dahulu jika rnasih dapat dapat diperbaiki. 
c. Rapi dan bersih HasH gambar yang bersih dan rapi dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan pekerjaan. Bila gambar tidak bersih, akan sulit membaca notasi, simbcl, skala, dan keterangan gambar lainnya. 

3. Gambar proyek bangunan 
Gambar proyeksi bangunan merupakan gambar proyeksi yang memvisualkan bentuk bangunan berdasarkan proyeksi salah satu bidang (horizontal atau vertikal), disebut proyeksi 2d atau berbentuk 3d yaitu proyeksi 3 bidang (horizontal, vertikal, dan tampak). 
Berdasarkan proyeksinya, gam bar teknik 2d dikelompokkan menjadi sebagai berikut. 

a. Gambar denah 
Denah merupakan tampak (potongan atau penampang mendatar) suatu bangunan yang dilihat dari atas ke arah bawah sesuai dengan gam bar potongan tampak samping di mana letak potongan tampak atasnya. Dalam denah biasanya terdapat keterangan:- nama dan ketinggian suatu lantai bangunan atau elevasi bangunan; dimensi dan skala; sirnbol bahan bangunan; keterangan lainnya.



b. Gambar tarnpak 
Tampak merupakan penglihatan mata terhadap bangunan , secara tegak lurus, rnisalnya tampak muka, tampak sam ping kanan, tampak utara atau tampak A1. Hasil gambar tampak akan memperlihatkan bentuk bangunan utuh atau bagian bangunan utuh dari sam ping tanpa memperlihatkan bagian dalam strukturnya.



c. Gambar potongan 
Gambar potongan adalah gambar yang berupa pandangan penampang bangunan atau konstruksi arah tegak sesuai dengan notasi petunjuk arahnya.
d. Gambar detail 
Gambar detail konstruksi merupakan gambar untuk , memperjelas suatu detail pemasang material konstruksi tertentu yang diperlukan. Gambar detail ini biasanya digambar dengan skala lebih besar agar dalam pelaksanaan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan ukuran dan bahan yang digunakan.

Berdasarkan urutan pekerjaan dalarn pekerjaan konstruksi, gambar teknik dikelompokkan sebagai berikut. 
  • Gambar tapak dan situasi Berlsi tentang gam bar kontur tanah, kondisi existing, dan layout rencana bangunan. 
  • Gambar struktur Berisi standar detail struktur dan rencana struktur bangunan (misal: denah fondasi, koiom). 
  • Gambar arsitektural Berisi gambar finishing dan sistem selubung bangunan (misal: rencana pintu, jendela, plafon keramik, dan lain-lain). 
  • Gambar mekanikal dan elektrikal 
  • Berisi gambar sistem kelistrikan, pemasangan mesin, alat penunjang bangunan, sanitasi, serta pemipaan

Read More »
05 October | 0komentar

Download Denah Rumah Type 21/75

Denah dengan type 21 ini memiliki 1 kamar tidur, Ruang Tamu/Ruang keluarga/Ruang makan, Dapur, KM/WC. Sebenarnya jika diihat dari luas tanah yang ada dapat dikembangkan untuk menambah misalkan 1 lagi ruang tidur dan ruang makan, ruang keluarga dapat juga ditambahkan. Denah ini dikembangkan untuk menjadi rumah tumbuh. Rumah tumbuh karena sejalan dengan perputaran waktu sudah pasti kebutuhan akan ruang akan bertambah. Awal berkeluarga masih terdiri dari 2 orang, cukup memiliki 1 ruang tidur. Tumbuh dewasanya anak tentu membutuhkan kebutuhan akan ruang tidur tersendiri.

Read More »
14 February | 0komentar

Menggambar Denah Versi 1

 



Untuk menggambar denah rumah menggunakan aplikasi AutoCAD terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan. Tercatat penulis pernah melakukan berberapa cara diantaranya :
1. Dengan menentukan garis As, gunakan Multyline
2. Dengan menentukan letak kolomnya
3. Dengan membuat grade terlebih dahulu
4. Dengan menentukan garis As, gunakan Copy
5. dsb
Cara-cara tersebut sebenarnya sama saja sama muaranya. Makin kita mendalami langkah dan cara yang sama, maka akan semakin cepat dalam menggambar. 
Berikut cara menggambar denah dengan menggunakan program AutoCAD dengan cara yang lebih mudah dan singkat. 
Diawali dengan menggambar kolom- kolomnya terlebih dahulu, kemudian antara kolom tersebut dihubungkan dengan rectangle.Sangat mudah dan cepat. 



Kita awali dari Ruang Tamu,(lingkaran 1) garasi dan K.Tidur, 
Langkah-langkanya: 
1. Buat kolom, ukuran 15/15 
Command : Ketik/klik Rectangle Specify first corner point or [Chamfer/Elevation/Fillet/Thickness/Width]: Klik sembarang Specify other corner point or [Area/Dimensions/Rotation]:Ketik @0.15,0.15 enter .

2. Copy kolom tersebut kearah kanan, kiri dan dan atas (y) sesuai dengan jaraknya Command: Ketik copy Select objects:Klik kolom yang sudah dibuat, enter Specify base point or [Displacement/mOde] : Klik di tengah2 garis horizontal lalu Sambil mengeser ke atas Specify second point or : Ketik 350 (jika jaraknya 3,5 meter) enter



3. Hubungkan kotak tersebut dengan rectangle




4. Demikian seterusnya sampai semua terbentuk. 

5. Kemudian mengisinya dengan kusen pintu dan kusen jendela.Akan dilanjutkan pada tulisan berikutnya. Semoga bermanfaat



Read More »
09 February | 1komentar